MUI Bakal Haramkan PUBG, Menpora Sarankan Pikirkan Lagi Jangan Langsung Dilarang

JAKARTA – Kemenpora akhirnya angkat bicara soal game populer PlayerUnknown’s BattleGround (PUBG). Ini setelah MUI bakal haramkan PUBG.

Sebagaimana diketahui, belakangan MUI (Majelis Ulama Indonesia) tengah ramai jadi bahasan penggemar mobile gaming setelah bakal haramkan PUBG.

Wacana tersebut mencuat sehubungan dengan kasus penembakan di Selandia Baru.

Disebut-sebut, para pelaku melakukan teror biadab tersebut lantaran terinspirasi game FPS (Firsf Person Shooter) itu.

“Soal PUBG saya rasa pak Triawan Munaf (ketua Badan Ekonomi Kreati, Redf) harus turun tangan juga terkait masalah ini. Kominfo dan MUI hari ini akan bertemu dan memastikan siapa yang dilihat agar ada wacana yang bisa dikembangkan,” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Baca Juga : Demi Game Mobile Legends, Wanita Ini Nekat Bobol Bank Rp 1,8 Miliar

Lihat Video : Babi Ngamuk Seruduk 4 Warga Kerinci, 1 Tewas

Dirinya menambahkan, MUI harus memikirkan matang-matang sebelum memutuskan fatwa haram itu. Jika terbukti memiliki sisi negatif, alangkah baiknya PUBG tidak langsung dilarang, tetapi diperbaiki.

“Karena e-Sports adalah masa depan, jadi industri, sumber pendapatan baru, dan merangsang anak-anak jadi luar biasa. Olahraga ini juga membentuk karakter anak muda jadi kreatif. Mungkin itu akan kita kasih tahu ke MUI,” tuturnya.

Disisi lain, kapten tim e-Sports Indonesia ROC, Komang Andre Valentino Nugraha mengaku tidak ambil pusing dengan adanya polemik ini. Dia mengaku akan mengikuti apapun peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sumber : Pojoksatu.id

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033