MERANGIN – Tak mau gurunya dipindah, sejumlah murid di SDN 235 Bangko, mogok sekolah. Kondisi ini terus berlarut-larut, hingga wali murid, komite sekolah dan Kepala Sekolah, Bahrina duduk bersama, Selasa (6/11) siang.
Informasi yang dihimpun, pertemuan yang digelar di ruang Dinas Sosial Kabupaten Merangin sekira pukul 14.00 Wib hingga 16.00 Wib, lantaran kesepakatan tak kunjung didapat. Solusi tak ditemukan, setelah sebelumnya disampaikan ke Disdik.
“Sebelumnya, persoalan ini sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan. Tapi masih juga belum ada solusi,” sebut narasumber terpercaya pada DinamikaJambi.com
Polemik ini, lantaran guru yang dipindahkan oleh Kepala Sekolah. Murid kelas 3 yang tak mau guru sekaligus wali kelas pindah, memilih mogok sekolah.
Orang tua makin galau, lantaran aksi mogok murid itu makin banyak. Mereka memilih belajar dirumah guru yang disebut guru favorit itu.
Berita lainnya : Berulang Kali Setubuhi Anak Kandung, Tujan Dilaporkan Istri
Lihat Video : Dirawat 2 Hari, 1 PDP Covid-19 Kerinci Meninggal Dunia
“Ini sudah berlangsung 2-3 Minggu,” tambah sumber lain.
Sementara usai rapat, Kepala Sekolah SDN 235 Bangko, Bahrina memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait aksi murid mogok sekolah
Berita lainnya : Pemerintah Ajak Pedagang Angso Duo Segera Pindah ke Tempat Yang Baru
“Tak ada masalah. Kita baik-baik saja,” katanya menghindar.
Disinggung soal guru yang dipindahkan itu, Bahrina tak menjawabnya. Ia juga bungkam, saat ditanya hasil rapat bersama tersebut. (Win)
