BERITA JAMBI – Dalam rangka menyikapi berbagai isu yang saat ini timbul dan berkembang di kalangan masyarakat, Gerakan Mahasiswa Nasionalisme Indonesia (GMNI) Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Jambi, akan menggelar Dialog Kebangsaan di Golden Harvest Hotel, Sabtu (31/8/19) pagi.
Hal ini di sampaikan oleh Ketua DPC GMNI Jambi, Tulus Lumbantoruan pada awak media, Jum’at (30/8/19). Pertemuan berlangsung di Camp Coffe yang terletak di Telanaipura, Kota Jambi.
Di katakannya, sebagai organisasi kemahasiswaan yang konsisten dalam mewarisi ajaran, dan ideologi presiden pertama Republik Indonesia (RI) yakni Ir. Soekarno, mereka akan turut berperan aktif dan bersinergi dalam menjaga bingkai persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berangkat dari beberapa insiden, maupun pemberitaan yang sedang terjadi beberapa daerah. Hal tersebut tentunya berpotensi sebagai pemicu disintegritas bangsa.
“Isu rasialiame, pemecahan konflik inskosistensi, kini lambat laun berkembang dalam suatu titik tertentu. Oleh karenanya kami selaku elemen nasionalis, kami turut menyingkap hal tersebut sebagai suatu proyeksi ancaman terhadap persatuan dan nilai-nilai pancasila.” ujarnya.
Kegiatan Dialog Kebangsaan
Oleh karena itu, melalui kegiatan dialog kebangsaan yang mengangkat sebuah tema “Menilik Problematika Disintegritas Bangsa Pemuda, dan Nasionalisme”, kiranya mampu menjawab sebuah diskursus menuju masyarakat yang konstruktif, mencintai persatuan, kemanusiaan dan keadilan sosial mengingat pemuda merupakan tongkat estafet suatu bangsa.
Tulus mengatakan, bahwa berdasar dari konsep nasionalisme yang dikemukakan Bung Karno, nasionalisme tidaklah dapat disimpulkan secara sederhana, melainkan memiliki pendalaman akan historis.
“Susunan suatu bangsa di maknai sebagai bangsa adalah suatu nyawa. Satu azas-akal yang terjadi dari dua hal. pertama-tama menjalani suatu riwayat. Kedua rakyat itu sekarang harus mempunyai kemauan keinginan hidup, menjadi satu. Bukannya agama, bukannya persamaan butuh, bukannya pula batas-batas negeri.
Menurutnya, bangsa adalah suatu persatuan perangai yang terjadi dari persatuan hal ikhwal, yang telah di jalani oleh rakyat itu sendiri.
“Kami DPC GMNI Jambi siap sebagai garda terdepan, dalam menyulam nilai-nilai kebangsaan khususnya dalam wilayah Provinsi Jambi. Melalui berbagai aksi sosial salah satunya dialog kebangsaan ini.” sebutnya.
7 Pembicara di Dialog Kebangsaan GMNI
Dalam dialog kebangsaan GMNI Jambi tersebut, nantinya akan mengundang 7 pembicara dari berbagai kalangan yakni Ibu Sri Murkatiningsih, selaku Pemerhati dan Praktisi Lingkungan Hidup. Kemudian Deni Agiel Prasetyo, Tokoh Nasional Pemuda Indonesia dan aktivitas 98, Dr. Jonni Mardizal M.M selaku Kementrian Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Selanjutnya Agus Tio Fridelina selaku Komisioner Bawaslu RI 2008 2013, dan Alumni GMNI Jambi, Nyoman Ray S.E selaku Ketua Persatuan Alumni GMNI Jambi. Kemudian Emmanuel Cahyadi Karo-karo selaku Ketua DPP GMNI Bidang Organisasi.
Baca Juga : Doa Bersama, GMNI Trituntas: Ledakan Bom Katedral Ciderai Nilai Kemanusiaan
“Yang mana dalam ideologi ini, akan dipandu langsung oleh Mohammad Farisi, S.H, LLM, selaku Direktur Pusat Kajian Sosial Politik Universitas Jambi. Bertempat di Golden Harvest Hotel pukul 09.00 wib.” tandasnya.
Untuk itu, dalam dialog tersebut, maka GMNI Jambi menyatakan sikap sebagai berikut :
- Sebagai kalangan nasionalis DPC Jambi, siap menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni dan persatuan dalam bingkai NKRI.
- Mengajakseluruh elemen masyarakat dan pemuda, dalam memperteguh nilai-nilai gotong royong sebagai menifestasi kepribadian bangsa.
- Turutmerangkul berbagai komponen masyarakat, lintas generasi menggiatkan kerja-kerja ideologi, guna membunuh semangat kesadaran akan wawasan kebangsaan. Serta rasa bela negara tanpa sebuah pamrih.
- Menyebarkannilai-nilai Nasionalisme, sebagai proteksi dari fenomena disintegrasi bangsa.
Untuk di ketahui, dalam dialog kebangsaan tersebut akan di hadiri sekitar 100 mahasiswa di Jambi, dan Gubernur Jambi.

(Nrs)
