KERINCI – Masyarakat Kabupaten Kerinci, dihebohkan dengan penemuan Mayat bayi perempuan yang mengapung di Sungai, kawasan Desa Tanjung Pauh.
Sebagaimana diketahui, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, yang ditemukan warga mengapung di Muara Sungai Batang Merao, pada Selasa (23/6/2020) sore.
Baca juga : Tiru Papua, Merangin Perlu Regulasi PETI Untuk Tambang Rakyat
Baca juga : Paripurna DPRD Heboh, 3 Pemuda Pasang Spanduk Tolak Revisi UU KPK
Dimana sungai tersebut berada di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, mayat bayi perempuan tersebut ditemukan oleh nelayan, yang pulang mencari ikan di Sungai Batang Merao.
Camat Danau Kerinci Barat Pardinal Rusel, dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat yang masih bayi, berumur lebih kurang 1 Tahun.
“Benar, saya di telepon Kades bahwa adanya penemuan mayat perempuan, yang masih baru lahir sekira umur 1 Tahun,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, bahwa dari informasi yang diberikan Kades, mayat tersebut sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Lihat juga video : Ternyata, Ini Penyebab Hearing Pansus DPRD Merangin Batal
Sementara itu, Kades yang kala itu baru mengetahui laporan dari nelayan, yang diketahui pertama kali menemukan bayi perempuan tersebut.
Setelah dilaporkan nelayan, Kades langsung menghubungi pihak Kepolisian, untuk melakukan evaluasi, dan langsung dibawa ke RS Umum MHA Thalib untuk dilakukan visum. (Jul)
