TANJABBAR – Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, yang saat ini melanda Kabupaten Tanjabbar, tampaknya masih banyak masyarakat yang kurang mematuhi Protokol Kesehatan.
Sebagaimana diketahui, memasuki masa transisi penanggulangan wabah covid-19, serta menuju ‘ New Normal’ atau tatanan hidup baru, dengan menghidupkan kembali sektor perekonomian.
Baca juga : Kabar Duka, Kadispora Provinsi Jambi Tutup Usia
Sejak diterapkan ‘ New Normal’, semua kegiatan masyarakat mulai dibuka dan diberlakukan relaksasi.
Salah satu diantaranya yaitu tempat permainan anak- anak, tetapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
Dengan dibuka tatanan hidup baru, ternyata masih banyak masyarakat kurang mematuhi peraturan pemerintah, tentang protokol kesehatan.
Hal tersebut tampak saat petugas kepolisi wanita atau Polwan, polres Tanjung Jabung Barat yang sedang melakukan patroli, dengan menyisiri tempat tempat keramaian, salah satunya diwarung internet (Warnet).
Warnet yang berlokasi di parit I dalam kota Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar. Disitu ditemukan banyak anak-anak sedang bermain game, dan mengabaikan protokol kesehatan tanpa mengunakan masker.
Demikian disampaikan Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, melalui Katim Patroli Polres Tanjabbar Aipda Indri Mumpuni.
Ia menyebutkan bahwa sejak diberlakukannya ‘ New Normal’, dan dibukanya tempat tempat bagi perekonomian masyarakat. Masih banyak ditemukan warga yang kurang memahami, akan protokol kesehatan tanpa mengunakan masker.
“Seperti petugas kita saat melakukan patroli, kita temukan ada tempat warnet yang buka. Namun kita lihat pengunjung yang rata rata anak-anak tanpa mengunakan masker,” ujarnya.
Anak-anak Diminta Pulang
Pihaknya pun kata Indri, terpaksa melakukan tindakan tegas ,dengan meminta anak anak tersebut pulang kerumah mereka. Serta pengelola warnet, untuk segera menutup tempatnya.
Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya dalam hal ini hanya memberikan teguran kepada pengelola warnet, untuk menutup sementara usahanya.
Namun jika nanti masih ditemukan warnet tersebut kembali beroperasi, tanpa prosedur kesehatan. Maka, petugas akan menyegel tempat itu, secara permanen.
“Untuk sementara ini kita tidak memberikan sangsi, hanya sebatas himbauan kepada pemilik warnet, agar kedepannya agar selalu mematuhi protokol kesehataan dan menggunakan masker.” Jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga merazia setiap pengendara kendaraan, yang tidak memakai masker, saat beraktifitas dikawasan pasar dan pusat pertokoan.
Lihat juga video : KlikDisini
Disitu pihaknya kata Indri, juga menemukan masih banyak warga yang tidak mematuhi peraturan Protokol Kesehatan, dengan tanpa mengunakan masker.
“Mereka kita datangi dengan membagikan masker, dan menghimbau masyarakat untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehataan dengan menggunakan masker. Serta menjauhi kerumunan. Agar new normal bisa berjalan, sesuai dengan yang di inginkan pemerintah,” himbaunya. (hry)
