SUNGAI PENUH – Permasalahan sampah di Sungai Penuh makin rumit. Konyolnya, truk nekat terobos blokir warga saat Wawako bertemu dan mediasi dengan Kades Desa Sungai Ning, Jumat (22/7/2022).
Informasi yang awak media rangkum, 10 unit mobil pengangkut sampah dari DLH menerobos blokade warga Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.
Suasana makin panas, lantaran warga yang mengejar diduga kena keroyok oleh sopir pengangkut sampah itu.
“Warga mengejar mobil itu, terus sampai ke pemda (Pemkot,red). Nah warga kena keroyok sopir,” kata warga setempat.
Setelah penolakan dan blokade, warga makin panas lantaran juga ada upaya-upaya menipu. Warga menyebutkan, pengangkutan sampah itu sengaja memakai dump truk.
“Kan biasanya mobil sampah. Nah ini, mereka pakai dump truk. Kan tinggi itu, ngak kelihatan,” katanya.
Baca Juga : Dorong Perda Produk UMKM, Warga Ungkap Dewan ini Wujudkan Bank Sampah
Upaya itu, ternyata tercium oleh warga. Warga kemudian mengejar, dan melihat ada air yang netes pada truk yang terobos blokir itu. Warga kemudian memeriksa mobil tersebut.
“Kemudian mereka lewat pas sholat jumat,” tandasnya.
Blokade di depan Rumah Sakit Umum H Bakri, Kota Sungai Penuh itu terjadi usai kesepakatan dengan pemerintah. Warga Sungai Ning menuntut RPT jadi TPS hanya 2 bulan.
Terkait hal ini, Wawako Sungai Penuh, Alvia Santoni bertemu kades sekitar pukul 15.00 Wib hingga 16.00 Wib. Namun kemudian, pertemuan tersebut tak membuahkan hasil.
Hingga sore ini, warga masih berjaga-jaga blokade di jalan.
