BERITA JAMBI – Lampu Merah Pertigaan Aur Duri, yang tak jauh dari Kampus Universitas Jambi (UNJA) Mendalo tak beroperasi beberapa hari, sehingga akibatkan kemacetan mengular jauh.
Hal ini, menuai komentar dari Aktivis Mahasiswa, minta Dinas Perhubungan (Dishub) meninjau langsung.
Sebagaimana pantauan di lapangan, tepatnya lampu Merah pertigaan Aur Duri kawasan Mendalo Darat, yang tak jauh dari pusat kampus tersebut terjadi kemacetan yang mengular jauh.
Baca juga : Brakk, Lakalantas di Muaro Jambi, 1 Pelajar Meninggal Dunia
Tampak sekiranya sejak pukul 18.00 WIB Minggu, (03/10/2021) arus lalu lintas dari arah Muara Bulian menuju Kota Jambi kemacetan.
Gomgom, salah satu warga Mendalo mengatakan, kemacetan tersebut disinyalir oleh tak beroperasinya lampu merah pada pertigaan tersebut.
Tak tanggung-tanggung, tampak kendaraan mengular dari depan Kampus Universitas Jambi hingga ke depan Citra Raya City. Yang mana, kemacetan tersebut diperkirakan kurang lebih 2 Kilometer.
“Kalau kita lihat, macetnya ini karena lampu merah dak hidup bang. Jadi kan, apalagi hari Minggu kayak gini, kendaraan padat ditambah lagi lampu merah mati. Belum lagi, lalu lintas dari jalan alternatif Citra Raya, yang biso tembus ke Ness, semakin padatlah,” ungkapnya, Minggu (03/10/2021).
Mahasiswa Angkat Bicara
Melihat persoalan tersebut, hal ini mendapat tanggapan dari Aktivis Mahasiswa Universitas Jambi, Aldi Dwitara.
Pada Dinamikajambi.com, Aldi menuturkan, seyogyanya Dinas Perhubungan segera meninjau lampu merah dan lalu lintas dipertigaan Aur Duri.
Yang mana, Ia mengamati, lampu merah tersebut kerap tak beroperasi. Sehingga, potensi kemacetan tak terhindarkan.
“Saya amati, dalam sepekan ini sudah beberapa hari tak beroperasi. Oleh karena itu, selaku Mahasiswa kami meminta Dinas Perhubungan untuk meninjau. Jelas, bahwa jalan ini merupakan akses 2 Kampus terbesar di Jambi. Tentu, mobilitas kendaraan lebih tinggi,” ungkap Aldi, yang juga Ketua GMNI Agraris Universitas Jambi.
Lebih lanjut, pentolan Mahasiswa ini menjelaskan, bahwasanya dalam waktu dekat pihaknya telah menerima Surat Edaran terkait pelaksanaan Kuliah Tatap Muka.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Ia beranggapan, apabila persoalan lalu lintas tersebut tak segera diatasi, maka volume kemacetan dikawasan Mendalo akan menjadi lebih besar.
“Apalagi, dalam waktu dekat kita bakal kuliah tatap muka. Estimasikan saja, ribuan Mahasiswa per harinya melewati jalan ini. Tentu, kalau tak segera diatasi kemacetan bisa lebih panjang. Maka, kami meminta Dinas Perhubungan segera meninjau dan lakukan perbaikan.” tutupnya. (Tr01)
