MERANGIN – Bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat umum lainnya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pasalnya di Desa Rantau Panjang, Tabir, Kamis (12/7) satu unit rumah panggung yang terbuat dari kayu terbakar saat ditinggal pergi pemilik.
Adalah Ramuna (50), harus menguatkan diri saat mendapat kabar bahwa rumah tempatnya berlindung dari hujan dan terik panas matahari hangus dilalap si jago merah.
“Iya, nama pemilik rumah Ramuna. Saat rumah terbakar Ramubna sedang di dalam kebun untuk menyadap karet,” ujar warga sekitar.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Tabir melalui Paur Humas Polres Merangin Iptu EH Sitorus kronologis kejadian bermula pada Kamis pagi (12/7) sekitar pukul 08.30 Wib, saat saksi Rumiati (48) melihat asap keluar dari dapur pemilik.
Dan tidak lama kemudian api dengan cepat membesar hampir seluruh bagian rumah. Warga yang berada di sekitar, melihat asap yang sudah membumbung berdatangan untuk membantu memadamkan api. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 09.00 WIB, saat unit pemadam kebakaran Kecematan Tabir ikut membantu.
“Akibat kebakaran tersebut kerugian materil diperkirakan lebih kurang seratus juta rupiah dan untuk korban jiwa tidak ada,” ujar Iptu Sitorus.

Sampai saat ini penyebab pastinya kebakaran belum diketahui, namun dugaan sementara api berasal dari tempat memasak pemilik yang memakai tungku api.(Cra)
