Ketua DPD LSM ABRI Provinsi Jambi, Kecam Sikap Arogan Kades Bertam

BERITA MUARO JAMBI – Buntut panjang sikap arogan oknum Kades Sungai Bertam Kecamatan Jaluko Muaro Jambi, Muhammad Gulam kepada wartawan Dinamikajambi.com baru-baru tuai kecaman dari berbagai pihak. Mulai dari Ketua PWI Kota Jambi, PWM Muaro Jambi, hingga Ketua DPD LSM ABRI Provinsi Jambi, Saud Tampubolon.

Seperti yang di sampaikan Saut pada Dinamikajambi.com, pada Kamis malam (28/01/2021).

Baca juga : Setelah PWI, Giliran PWM Desak Polres Usut Tindakan Kades Sungai Bertam

Sebelumnya di ketahui, sikap frontal arogan oknum Kades Bertam ini di lakukan saat pewarta Dinamika Jambi mendatangi kediamannya, di Desa Sungai Bertam untuk mengkonfirmasi terkait dugaan penyeborotan lahan pesantren, yang di jual ke pihak perumahan di desa tersebut.

Namun, bukannya memberikan keterangan sang Kades secara spontan malah mengamuk hingga mengusir wartawan ini dari rumahnya. Padahal kala itu, Ia selaku pemilik tanah di minta untuk memberikan keterangan soal lahan tersebut.

Bahkan, ini bukan sekali, aksi frontal oknum Kades ini juga di lakukan saat di temui, pada hari selanjutnya. Tak ayal, hal ini pun menuai kecaman dari berbagai pihak.

Sayangkan Sikap Oknum Kades Ini

Di katakan Saut, bahwa Ia sangat menyayangkan sikap arogan yang di lakukan oleh pejabat publik di Muaro Jambi ini, saat di temui wartawan. Apalagi, hal ini menyangkut pemberitaan yang berhubungan dengan publik.

Menurutnya, sikap arogan oknum Kades ini seakan menampakkan bahwa informasi yang di tanyakan wartawan ini, benar adanya.

“Miris sekali dengan sikap pejabat publik Kepala Desa di Sungai Gelam ini. Selain itu, kalau apa yang di tanyakan wartawan tersebut tidak benar, mengapa harus marah dan berkata tak patas seperti itu. Hal ini tentu menjadi tanya besar bagi kita,” ujarnya.

Selain itu, Dia juga menjelaskan bahwa sebagai pejabat publik seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah bersikap semena-mena. Apalagi sampai berbicara dengan perkataan yang tidak pantas di ucapkan.

“Kalau memang apa yang di tanyakan itu tidak benar, apa salahnya bicara baik-baik. Lagi pula wartawan datang untuk mencari kebenaran, bukan mau mencari kesalahan. Ini sangat frontal menurut saya, contoh yang tidak baik.” tegasnya.

Selanjutnya, Dia juga mendesak Polres Muaro Jambi untuk segera menindaklanjuti laporan dari wartawan ini.

Karena menurutnya, hal semacam ini perlu dukungan dari pihak kepolisian, agar tidak terjadi lagi pada kades yang lain. Sehingga, wartawan selaku pilar ke empat dan kontrol sosial dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Saya harap, Polres Muaro Jambi

segera menindaklanjuti laporan tersebut. Agar kedepannya, hal semacam ini tidak terulang lagi,” imbuhnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Oleh karena itu, pada Kades yang lain agar lebih bijaksana lagi, dalam bersikap dan mengambil keputusan.

“Ini juga sekaligus menjadi pelajaran Kades yang lain, agar tidak bersikap semena-mena pada awak media,” tukasnya. (Red)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page