Kejari Sarolangun Was-was Rapid Test, Kenapa?

SAROLANGUN – Berdasarkan instruksi dari Kejaksaan Agung, Kamis (28/05/2020) Kejaksaan Negeri Sarolangun gelar Rapid Test. Kejari Sarolangun was-was Rapid Test, kenapa?

Pandemi Virus Corona sudah mewabah di semua penjuru. Maka dari itu Kejaksaan Negeri Sarolangun melakukan test kesehatan melalui Rapid Test terhadap seluruh pegawai yang ada.

Rapit test ini dilakukan berdasarkan instruksi dari kejaksaan agung untuk mengetahui kesehatan pegawainya, baik di Provinsi maupun di daerah Kabupaten kota.

Kejari Sarolangun Munif SH. MH mengatakan ini memang program dari kejaksaan agung untuk seluruh Indonesia, bahkan sudah di berikan alat rapid test untuk mengetahui kesehatan. Namun pihak Kejari mengandeng pihak Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekkan.

“Alatnya dari kita sendiri bukan dari dinas kesehatan setempat, hari ini dengan harapan dengan tujuan untuk bisa mengetahui deteksi dini jika ada yang terpapar Covid-19 bisa segera di tangani sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Kejari

Meskipun sudah dilakukan Rapit Test Kejari berharap seluruh pegawai tidak ditemukan gejala Covid-19 alias sehat semua.

Baca Juga : Istri Teriak Minta Tolong, Lehernya Dikampak Suami

“Pegawai sama alatnya ada 40 biji, memang perintah dari jaksa mudah-mudahan tidak ada yang positif dan kita sehat semua, “Imbuhnya

Tidak hanya itu saja, Kejari Sarolangun yang baru ini mengaku was-was saat dilakukan Rapid Test. Pasalnya selaku pemimpin ia jadi orang yang pertama di lakukan test pengambilan darah sebagai sample.

“Tadi was-was juga, penularannya begitu cepat. Apalagi yang sekarang ada Orang Tanpa Gejala (OTG) itu kan sehat-sehat saja tapi dia membawa virus, dia tidak merasa apa-apa tapi orang lain yang kena imbas, ini yang patut diwaspadai,” pungkasnya. (Ajk)

Baca Juga : Ketua DPRD Usulkan 4 Kecamatan di Sungai Penuh Rapid Test Massal

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube