Kadernya Gelar Diskusi Berujung Dikeroyok, HMI UIN STS Jambi Lapor Polisi

BERITA JAMBI – Kadernya gelar diskusi malah berujung pengeroyokan sesama Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, lapor pihak Kepolisian.

Hal ini di ungkapkan oleh Indro Miko, Ketua Kordinator Komisariat HMI UIN STS Jambi, Senin (06/12/2021).

Baca Juga : Jelang Nataru, Harga Cabe Rawit Naik di Kota Jambi, Cek Di sini

Dari keterangan tertulisnya, Hendro menuturkan kejadian tersebut bermula saat beberapa Kadernya menggelar kegiatan diskusi, yang tergabung dalam organisasi internal kampus, pada Sabtu (04/12/2021) sore lalu.

Di sela-sela diskusi, bilangnya, beberapa oknum Mahasiswa mendatangi kegiatan diskusi tersebut, guna mempertanyakan legalitas kegiatan. Sempat terjadi negosiasi, untuk tetap dapat melanjutkan kegiatan diskusi.

“Datang dan meminta admistrasi legalitas kegiatan, kepada penyelenggara dan terjadilah diskusi. Kegiatan boleh di lanjutkan kembali, dengan catatan, segera melengkapi admistrasi legalitas kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Datang Kembali, Berujung Pengeroyokan

Lebih lanjut, belasan Mahasiswa yang tergabung dalam SEMA FEBI tersebut, kembali mendatangi kegiatan diskusi. Namun, kali kedua kedatangan tersebut berbarengan bersama beberapa oknum organisasi eksternal Kampus, mencoba untuk membubarkan kegiatan diskusi.

Merasa kesal atas upaya pembubaran, salah satu peserta diskusi mencoba melakukan perlawanan. Sontak, salah satu peserta diskusi tersebut di keroyok oleh belasan oknum mahasiswa.

“Lalu, ada oknum kader PMII Komisariat UIN STS Jambi, yang menggunakan atribut PMII, ingin membubarkan diskusi tersebut. Setelah itu, ada 1 peserta diskusi yang keluar dengan sedikit kesal, menendang pintu. Alhasil, terjadilah pengeroyokan terhadap peserta diskusi tersebut,” bebernya.

Lapor Polisi

Tak terima salah satu kadernya di keroyok, HMI UIN STS Jambi melapor kejadian tersebut pada pihak Kepolisian. Bahkan, saat ini proses BAP telah di lakukan oleh Polsek Telanai Pura Kota Jambi.

Tak putus sampai di situ, organisasi mahasiswa yang identik dengan slogan Yakin Usaha Sampai itu, meminta pihak Rektorat UIN STS Jambi untuk mengusut kasus tersebut.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Kami akan mengawal proses hukum, yang sedang berlangsung sampai tuntas. Kemudian, meminta pihak Rektorat memberikan sanksi akademik, kepada pelaku terkait kejadian tersebut.” tukasnya.

Hingga berita ini di terbitkan, Dinamikajambi.com telah berupaya mengkonfirmasi pada PKC PMII Jambi. Namun, sejauh ini belum mendapat keterangan resmi. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033