Harga Karet Bikin Menjerit, Warga Pamenang : Tolonglah Pemerintah

PAMENANG – Kehidupan masyarakat yang bergantung pada hasil tani berupa karet saat ini sangat menghawatirkan. Khususnya di Pamenang, Kabupaten Merangin nilai jual karet tak menguntungkan hingga kesulitan memenuhi kebutuhan hidup

Pantauan awak media, harga karet yang di jual petani ke tengkulak hanya mencapai angka 6.500 per kilogramnya. Hal inilah yang membuat masyarakat menjerit. Apalagi di tambah musim hujan belakangan ini, membuat petani mau tak mau harus mengurangi aktifitas agar pohon karet tak mudah rusak.

“Saat ini kami beli getah paling murah 6.500-7000 lebih perkilogramnya,” ungkap Pahlevi salah satu penampung karet, Sabtu (02/02).

Masyarakat sangat berharap sekali kepada pemerintah untuk menaikkan harga karet demi kesejahteraan masyarakat. Dimana menurut warga sebelumnya, setidaknya harga karet di kisaran 10.000-15.000/kg.

Berita Terkait : Karet dan Sawit Anjlok, Wabup Merangin : Manfaatkan Pekarangan Rumah

“Tolonglah kepada pemerintah untuk menaikkan harga karet,” pinta Izhar, petani karet di Pamenang.

Dengan nilai jual yang hampir setengahnya itu, tak sedikit untuk para petani, masih dibagi dengan pemilik kebun. Sehingga harapan petani, nilai jual setidaknya diatas Rp 10.000 (Tr05)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube