BERITA VIRAL – Baru-baru ini publik kembali di hebohkan, dengan penemuan pasangan di dalam mobil dalam keadaan pingsan. Parahnya, keduanya setengah bugil dengan alat kemaluan 2 PNS itu terpapar jelas. Mereka yang di pun terancam di copot dari jabatannya, alias dipecat.
Berdasarkan keterangan warga, sebelum di bawa ke rumah sakit keduanya di temukan dalam keadaan setengah bugil. Bahkan warga setempat melihat, mobil yang terparkir itu sempat goyang-goyang.
Setelah di lihat, ternyata keduanya sudah pingsan. Karena di temukan setengah bugil, 2 PNS ini terancam dipecat dari dari jabatannya.
Baca juga : Seorang Pria di Jambi Mengamuk, Pengendara Dihentikan Hingga Ditendang
Hal ini pun di ungkapkan oleh Kepala Dinas, tempat keduanya bekerja sebagai PNS.
Sebelumnya, Sejoli yang belakangan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Asahan, di temukan pingsan dalam mobil Toyota Innova warna hitam.
Adapun lokasi penemuan sejoli itu, di Jalan Pabrik Benang, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan pada Kamis (4/6/2020), sekira pukul 23.00 WIB.
Pada video yang beredar luas di media sosial. Dua sejoli PNS yang di duga bukan pasangan suami-istri ini, di temukan berada di jok tengah mobil.
Tanpa menggunakan Celana Dalam
Saat di temukan pria dan wanita dalam mobil itu, tanpa menggunakan celana dalam. Bahkan terlihat bagian intim keduanya.
Posisi pria duduk lemas dengan mulut berbusa, sedangkan wanita tergeletak mengangkang.
Keberadaan mereka berdua, di ketahui sejumlah pengendara yang melintas.
Para pengendara maupun masyarakat curiga, dengan keberadaan mobil Innova hitam dalam kondisi mesin hidup. Serta kaca berembun, tak kunjung bergerak sama sekali.
“Nggak tahu kami bang, mungkin anak-anak yang biasa balap di sini. Pas kami datang, kaca mobilnya udah banyak cap tangan. Mungkin di intip orang itu dari luar, makanya ketahuan orang di dalamnya terkapar pingsan,” ucap seorang warga Irfan, Kamis (4/6/2020) malam di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran.
Menurut Irfan, mobil tersebut pertama kali ia lihat sudah berada di lokasi, pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB.
“Udah dari sore mobilnya parkir di situ, pas kami lewat sore itu mobilnya goyang-goyang,” ungkapnya.
Terpisah, pihak RSUD H Abdul Manan Simatupang, dr Faizal Muslim menyebutkan bahwa kedua ASN itu di rawat, karena di duga mengalami keracunan karbon dioksida.
Terlebih saat di antarkan oleh pihak polisi ke RSUD H Abdul Manan Simatupang, keduanya dalam kondisi tak sadarkan diri.
Tidak di temukan tanda-tanda, yang mencurigakan di tubuh keduanya.
“Ada 2 orang, di antarkan polisi di temukan di dalam mobil, dengan kondisi tak sadarkan diri. Jadi dugaan awal kita, penyebab mereka tak sadarkan diri karena keracunan karbon dioksida. Karena di temukan di dalam mobil hidup mesin, AC menyala dan kondisi kaca tertutup,” sebut Faizal pada Jumat (5/6/2020) dini hari.
“Tidak ada tanda kekerasan. Saya hanya bisa sampaikan pasien, tidak sadarkan diri. Itu saja yang bisa saya sampaikan,” tambahnya.
Di ketahui dua ASN itu bertugas, di Korwil Dinas Pendidikan Asahan.
Sang pria, Zul (37) menjabat sebagai Korwil Dinas Pendidikan Asahan, Kecamatan Rawang Panca Arga.
Sementara si wanita H alias I (39), yang di ketahui menjabat sebagai Bendahara di Dinas Pendidikan, Asahan Kecamatan Meranti.
Saat di konfirmasi, Kadisdik Asahan Sofyan, merasa malu dan menyebutkan pihaknya sangat miris, dengan perilaku kedua ASN tersebut.
“Kami Dinas pendidikan sangat malu, kecewa. Kami sayangkan kenapa bisa terjadi, seharusnya mereka ini kan menjadi contoh, tauladan. Bukan malah sebaliknya,” kata Sofyan, Jumat (5/06/2020).
Ia pun dengan tegas, akan menindak perilaku tak pantas kedua bawahannya itu. Saat ini sudah di laporkan ke Bupati Asahan, dan sedang di proses secara administrasi.
“Kejadiannya di luar jam kerja. Tapi tetap akan kita berlakukan sesuai aturan ASN. Paling tidak jabatannya kita copot,” tegasnya.
Sofian menambahkan, tidak tertutup kemungkinan akan menindak keduanya, sesuai dengan UU ASN yang berlaku.
“Langkah kedua, nanti kan ada ketentuan Undang-undang ASN kan ada. Akan kita tindak,” pungkasnya.
