BERITA MERANGIN – Pasokan gas 3 Kg masih langka di Merangin hingga puasa pertama, Selasa (12/3/2024). OPD terkait berharap pekan ini, bisa kembali normal.
Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Merangin, Amir Tamsil pada media ini.
Bilangnya, masalah ketersediaan gas subsidi ini sudah disampaikan ke Pertamina. Ia pun sudah mengarahkan bidang terkait di DKUKMPP Merangin untuk menindaklanjutinya.
“Insyaallah, besok pagi sudah normal kembali,” katanya.
Kelangkaan gas melon ini bilangnya, memang sudah diantisipasi pada 10 dan 11 Maret 2024. Selain antisipasi kebutuhan puasa, juga lantaran distribusi.
Distribusi gas melon, kata Amir Tamsil, terganggu karena awal puasa dan libur Hari Raya Nyepi.
Sementara terpisah, Kepala Bidang Perdagangan DKUKMPP Merangin, Riko mengaku belum mendapatkan kepastian soal pasokan gas 3 Kg di Merangin dari pihak terkait.
Soal kuota, Riko mengatakan Merangin merupakan daerah yang mendapatkan kuota cukup.
“Sebenarnya sudah cukup. Bahkan lebih banyak dari kabupaten lain,” katanya.
Kuota Gas 3 Kg Merangin
Lantas, kenapa kuota 5000 tabung/hari untuk Merangin ini masih langka? Apakah pasokan ini ditimbun atau dibawa keluar Merangin?
Terkait hal ini, Riko tak mau menjawabnya. Meski demikian, menurut informasi yang Ia dapatkan, ketersediaan gas subsidi ini memang langka di pangkalan yang ada.
Baca Juga : Sudah Sepekan, Harga Gas 3 Kg di Merangin Capai 30 Ribu
Lantaran langka, harga gas elpiji 3 Kg melonjak tajam di Kabupaten Merangin. Kawasan Kota Bangko, terpantau harga gas 3 kg di Merangin berkisar Rp 25 ribu hingga 30 ribu/tabung.
Sementara diluar Kota Bangko, harga menyentuh Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu/tabung.
