JAKARTA – Jumlah peminat yang sangat Fantastis. Pasalnya, dari 46 kantor sudah 39 kantor BI yang kehabisan slot Penukaran Uang Pecahan Rp. 75.000.
Tak ayal, hal ini tentu sangat mengejutkan sekali. Mengingat uang tersebut baru saja dirilis pada 2 hari yang lalu.
Baca juga : 12 Temuan Bawaslu Soal Coklit di Jambi, Salah Satunya Data Tak Sesuai A.KWK
Akan tetapi, peminatnya sangat tinggi, sehingga di 39 kantor BI sampai kehabisan slot Penukaran uang pecahan Rp. 75.000 tersebut.
Pun demikian, disarankan agar masyarakat hati-hati, dengan uang palsu yang diedarkan oknum yang tidak bertanggungjawab. Apalagi, uang Rp. 75.000 ini, lagi diminati banyak masyarakat di Indonesia.
Seperti yang dikatakan Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, bahwa antusiasme masyarakat untuk memiliki uang baru, yang terbit tepat pada Peringatan Ke-75 Kemerdekaan RI sangat tinggi.
Disampaikan, dari total 46 kantor Bank Indonesia (BI) yang tersebar di seluruh penjuru negeri, sebanyak 39 kantor sudah kehabisan slot.
“Peminatnya sangat luar biasa,” katanya.
Terlebih, uang pecahan Rp 75 ribu edisi spesial tersebut, dicetak hanya 75 juta lembar. Saat ini hanya tersisa tujuh kantor perwakilan BI, dalam negeri yang masih melayani penukaran.
Yakni, kantor perwakilan BI Sibolga, Papua, Papua Barat, Lhokseumawe, Ternate, Gorontalo, dan Mamuju.
“Masyarakat bisa langsung ke kantor-kantor tersebut, untuk menukarkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rosmaya mengatakan, uang tersebut merupakan alat pembayaran yang sah, sehingga bisa digunakan untuk bertransaksi.
Namun, dia memahami tidak sedikit masyarakat, yang ingin mengoleksi maupun menjualnya kembali.
Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim, mewanti-wanti agar masyarakat tidak tertipu dengan uang rupiah yang palsu.
Sumber : Klik Disini
