Ekonomi Masyarakat di Jambi Meningkat, Kota dan Bungo Alami Deflasi

JAMBI – Kondisi ekonomi masyarakat di Provinsi akhir tahun 2019 lalu, dikatakan relatif lebih baik dibandingkan dengan triwulan III-2019, yang hanya bertengger di nilai indeks sebesar 99,97.

Hal ini dilihat berdasarkan dari data Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan IV-2029, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, yang dirilis pada Rabu (05/02/2020).

Sebagaimana yang disampaikan Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin bahwa nilai ITK Jambi pada triwulan IV-2019 sebesar 108,09.

Baca juga : Dorong Kesejahteraan Disabilitas dan Lansia, Diharapkan Perdanya Diterbitkan

Dengan demikian, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi triwulan IV-2019, relatif lebih baik, dan optimis dibandingkan dengan Triwulan III-2019 lalu yang sebesar 99,97.

Wahyudin mengatakan, kondisi ini disebabkan oleh harga barang dan jasa kebutuhan rumah tangga, yang cenderung stabil. Sehingga meningkatkan nilai indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi, yang mencapai 113,18.

Selain itu, volume konsumsi rumah tangga juga meningkatkan selama triwulan IV-2019, dengan indeks sebesar 111,71.

“Pendapatan masyarakat juga bertambah, dibandingkan dengan triwulan III-2019, sehingga memperbesar indeks pendapatan kini yang mencapai 103,85.” Katanya.

Tak hanya itu, kenaikan pendapatan masyarakat menjelang akhir tahun, juga disebabkan adanya peningkatan upah pegawai swasta, yang mendapat bonus pergantian tahun.

“Dan ASN dengan adanya rapel tunjangan kerka di beberapa instansi pemerintah,” tambahnya.

Disamping itu, juga terdapat peningkatan pada belanja pegawai pemerintah, untuk mengejar target penyerapan anggaran pada akhir tahun 2019 lalu.

“Disisi lain, inflasi pada triwulan IV-2019 cukup terkendali. Bahkan Kota Jambi mengalami inflasi pada bulan November, dan Kota Muaro Bungo mengalami deflasi pada bulan Oktober-November 2019.” Lugasnya. (Nrs)

 

Lihat juga video : Klik Disini

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page