Duel Maut Napi, Harianto Tewas Dengan Mata, Dada dan Tangan Ditusuk

HUKRIM – Publik dikejutkan dengan kejadian di lapas. Duel maut antar napi membuat Harianto tewas dengan mata, dada dan tangan ditusuk

Abdul Rahman Nasution (40) dan Harianto (27), warga Pasar IV, Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, adalah narapidana yang menghuni Blok T7 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta, Medan.

Keduanya juga ditahan karena kasus yang sama, yakni menjadi penadah barang curian yang diamankan Polsekta Helvetia. 

Pada Sabtu (3/12/2016) petang, keduanya terlibat perkelahian. Dalam perkelahian ini, Harianto tewas.

Awalnya, saat apel, pelaku meminta utangnya kepada korban sebesar Rp 15 juta. Namun, korban tidak mau membayarnya.

Perang mulut pun tak terhindarkan. Keduanya kemudian berkelahi. Duel maut napi.

Tersangka mengambil sebuah besi dan menusuk mata kiri korban. Belum puas, dia kembali menusuk bagian dada dan tangan korban. 

Sipir penjara langsung melerai keduanya. Karena tusukan yang dialami Harianto cukup parah, dia dilarikan ke RS Bina Kasih Medan. Namun, akhirnya korban meninggal dunia.

Petugas Lapas kemudian menghubungi Mapolsekta Helvetia untuk mengamankan pelaku.

Tersangka pun diamankan bersama barang bukti berupa besi yang digunakannya untuk membunuh korban. 

Baca Juga : 400 Gram Sabu Milik Penghuni Lapas Sabak Diamankan Polresta Jambi

Baca Juga : Polisi Sebut Ratna Bayar Oplas dengan Rekening Bantuan Danau Toba

Kapolsekta Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya perkelahian antar-narapidana itu.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban punya utang kepada tersangka sebesar Rp 15 juta. Saat ditagih, korban tidak mau membayarnya sehingga terjadi perkelahian,” kata Hendra, Minggu (4/12/2016).

Sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page