Ditinggal Al Haris Jadi Gubernur, DPRD Merangin Usulkan Mashuri Jadi Bupati Definitif

MERANGIN – Pasca di tinggal Al Haris jadi Gubernur Jambi, Jabatan Bupati Merangin kosong. DPRD Merangin usulkan Mashuri jadi bupati definitive.

Sebelumnya, DPRD Merangin usulkan Mashuri, sebagai Plt Bupati Merangin menjadi bupati definitif.

Baca juga : Penampakan Danau Sipin Pasca Penutupan Ruang Publik di Kota Jambi

Usulan itu menindak lanjuti surat dari Gubernur Jambi, tanggal 12 Juli 2020 dan keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 93/P tahun 2021, tentang penetapan Bupati definitive. Dan pemberhentian Wakil Bupati Merangin.

Terkait hal tersebut, DPRD Kabupaten Merangin menggelar rapat internal yang bertempat di ruangan Banggar DPRD Merangin, Selasa (13/7/2021).

Rapat yang di gelar secara tertutup tersebut, terlihat di hadiri sejumlah Praksi DPRD dan sejumlah Organisasi Prangkat Daerah (OPD) Kabupaten Merangin.

Zaidan Ismail, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merangin mengatakan, rapat tersebut di lakukan untuk menindak lanjuti surat dari Gubernur Jambi. Yakni tentang penetapan Wakil Bupati Merangin, sebagai Bupati Definitif.

“Setelah kita lakukan rapat tadi, kita lihat masih ada sarat yang belum lengkap. Yakninya satu surat dari Mendagri tentang pemberhentian Bupati Merangin, yang belum di lampirkan,” ungkap Zaidan.

Setelah Sarat Lengkap

Setelah semua sarat di lengkapi lanjut Zaidan, maka DPRD Kabupaten Merangin sendiri akan segera menggelar Rapat Badan Musawarah (Banmus)m dengan secepatnya munkin.

“Kalau saratnya lengkap besok sudah bisa kita Banmuskan. Usai Banmus, keputusan itu nantinya akan kita Paripurnakan, terkait pengusulan itu,” jelas Zaidan.

Sedangkan sarat lain terkait penetapan Bupati Definitif tersebut, kata Zaidan ada tiga sarat yang mesti di keluarkan dari DPRD Kabupaten Merangin. Ini menjelang penetapan Bupati Definitif tersebut.

“Pertama itu Berita Acara, Kemudian Keputusan Paripurna selanjutnya baru Usulan Dari DPRD kepada Mendagri. Ini terkait penetapan wakil Bupati menjadi Bupati definitif,” pungkas Zaidan.

Berita lain : Update Kondisi Terkini Covid-19 Kota Jambi 13 Juli 2021

Sementara itu, Ashari Elwakas (Apok) anggota DPRD Kabupaten Merangin mengatakan, jika rapat internal tersebut di lakukan adalah untuk menanyakan kesiapan Pemerintah Daerah. Dalam hal ini Mashuri, terkait penetapan menjadi Bupati Definitif.

“Kita tanya dulu kesiapan Mashuri. Nanti waktu kita lakukan rapat paripurna, tau – tau Mashuri tidak mau. Maka kita lakukan rapat dulu sembari mempersiapkan sarat, yang mesti di lakukan dalam pengusulan Bupati definitif itu,” singkat Apok.

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube