BERITA JAMBI – Direktur Utama (Dirut) RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Ferry Kusnadi siap dipecat jika urusan insentif Nakes tak kelar, sampai batas waktu yang sudah diberikan oleh Gubernur Jambi Al Haris.
Hal ini di sampaikan Ferry, saat di konfirmasi Dinamikajambi.com melalui telpon selulernya, Minggu (15/08/2021).
Baca juga : Berang Insentif Nakes Tak Di bayar, Gubernur Ancam Copot Dirut RSUD Raden Mattaher
Sebelumnya, gubernur Jambi di buat geram dengan urusan Insentif nakes yang belum di bayarkan sampai tenggang waktu 6 bulan. Parahnya lagi, buntut persoalan tersebut membuat para nakes akan mogok kerja.
Tak ayal, mantan Bupati Merangin dua periode ini pun langsung turun ke RSUD Raden Mattaher Jambi, dan menanyakan langsung apa penyebab insentif tersebut tak cair.
Bukan cuma itu saja, gubernur pun sempat beri warning pada Direktur untuk segera mencairkan insentif nakes tersebut dalam tenggang waktu dua hari ini. Jika tidak, maka ia tak segan-segan pecat Direkrur RSUD Raden Mattaher itu.
“Tidak ada ampun. Pokoknya dua hari ini semuanya udah selesai, senin sudah harus cair. Saya pecat kamu, jika ini tidak berjalan,” tegas Haris di hadapan Direktur rumah sakit pelat merah itu.
Penjelasan Direktur RSUD Raden Mattaher
Menanggapi hal itu, dr Ferry angkat bicara. Ia menjelaskan apa penyebab insentif nakes, yang hingga 6 bulan ini belum juga cair alias di bayarkan.
Bilangnya, proses pencairan insentif nakes tersebut lantaran belum selesainya administrasi di keuangan daerahnya. Sehingga, pihak rumah sakit belum mendapatkan uang tersebut.
“Belum selesai Administrasi keuangan daerah. Uangnya juga belum ada di Mattaher, kalau insentif covid-19,” terangnya.
Pun demikian, pihaknya akan berupaya untuk menyelesaikan proses administrasi itu. Jika kelar, senin langsung bisa di bayar.
“Insentif nakes lagi di selesaikan administrasi nya. Begitu selesai, senin bisa di bayar,” imbuhnya.
Sementara itu, saat di singgung soal ancaman Gubernur Jambi yang akan pecat Direktur, jika Persoalan Insentif nakes ini tak cair, hingga Senin nanti?
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi itu pun siap dipecat, jika memang tak kelar sesuai dengan waktu yang di berikan oleh gubernur.
“Itu kan kebijakan atasan, kita yang PNS ini ikut aja. Pasti kita ikuti keputusan pimpinan,” tukasnya.
Itu artinya, Ia akan menerima konsekuensi apapun dari Gubernur Jambi, jika insentif nakes itu tak juga cair. (Nrs)
