Diduga Flu Burung di Sungai Gelam, Puskeswan Turun Langsung

MUARO JAMBI – Tak mau beresiko, peternak ayam di Kecamatan Sungai Gelam, melapor langsung ke pihak terkait atas dugaan adanya penyakit flu burung. Pasalnya, kondisi ternak di 2 desa itu mendadak mati.

Mendapat laporan tersebut, Kepala UPTD Puskeswan, Dokter dan medis langsung turun ke lokasi, Jumat (4/1). 2 lokasi di Kebon IX, ternak ayam terindikasi hock collera atau pencernaan, berak hijau

“Tadi sudah kami lakukan pemeriksaan dan tes AI/flu burung. Alhamdulillah, hasilnya negatif,” bilang Tri Widy Hastuti, paramedis Puskeswan saat dikonfirmasi.

Dikatakan Widy, untuk kasus di Kebon IX memang ada kematian 3 ayam, namun bukan flu burung. Untuk pencegahan, langsung dilakukan karantina.

“Kemudian untuk pak Supriyadi, hampir sama dengan pak Sunawi, sama. Pencernaan, hock collera,” paparnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Widy, peternak sudah memiliki persiapan yang bagus. Seperti pada persiapan vitamin dan antibiotik.

Sementara hasil pemeriksaan di Desa Talang Belido, terindikasi Snot atau ngorok. Penyakit ini dijelaskan Widy lantaran kekurangan kalsium dan nafsu makan ternak.

“Cepat menular juga, karena kontak makan dan minum. Harus di karantina,” paparnya. (Erw)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube