MUARO JAMBI – Kabar meresahkan aliran sesat di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, ditanggapi langsung Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro. Bersama MUI, Bupati bakal mengkonfirmasi hal ini.
Bukan apa-apa, polemik ini sudah meresahkan warga setempat. Terlebih, keberadaan masjid tersendiri di RT 08 yang seolah memperkuat keberadaan kelompok ini.
“Besok kita cek. Kita akan panggil MUI,” ungkap Bupati, Minggu (16/09) malam
Pun demikian, menanggapi hal ini, akan disertakan pula Polres Muaro Jambi.
Sementara itu, Aidi Hatta, salah satu tokoh Muaro Jambi mengaku kaget. Bilangnya, permasalahan ini harus segera ditanggapi.
“Laporkan segera. Dari desa ke kecamatan. Dari kecamatan yang lebih tinggi,” bilangnya.
Hal senada dikatakan Bujang Suryadi, anggota DPRD Muaro Jambi. Bilangnya, MUI segera menanggapi kalah aliran tersebut tidak sepaham.
“Kalau benar benar menyimpang, memang seharusnya wajib ditutup,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Sekernan, Hendri Adam mengaku resah dengan keberadaan kelompok ini. Sempat diusir sekira 10 tahun lalu, kelompok ini kembali beraktivitas.
Berita Lainnya : Relawan : Jomblo Jangan Mau Dibohongi Hoax
“Kemudian beberapa tahun ini kelompok pengajian itu aktif kembali, kabarnya ketua yang berasal dari Riau itu sempat datang kembali ke Sekernan yang ditampung oleh salah satu warga Sekernan, dan menunjuk ketua baru salah seorang pemuda setempat yang saat ini bersetatus sebagai mahasiswa semester IV di Universitas Jambi,” ulasnya. (Win)
