Diam-diam, Dewan Ini Datangi Proyek Belasan Milyar

MERANGIN – Para pekerja Pembangunan Jembatan Jelatang di Desa Jelatang, Pamenang, Kabupaten Merangin, tampak sibuk bekerja. Tanpa disadari pekerja, diam-diam dewan datangi proyek yang menelan anggaran Rp 15,7 Miliar dari APBD Provinsi Jambi tahun 2016 itu.

Bisa jadi, penampilan Abdul Salam sederhana wakil rakyat Sarolangun – Merangin yang hanya mengenakan kaos berkerah, membuat pekerja tak mengetahui kedatangan Salam. Ia pun berkeliling, meninjau pekerjaan jembatan yang digunakan puluhan ribu masyarakat di banyak desa di 2 kabupaten yakni Sarolangun dan Merangin.

“Saya ingin melihat langsung pekerjaan ini. Jangan sampai ada yang tidak beres. Jembatan ini sangat vital. Baik untuk kehidupan masyarakat, maupun untuk roda ekonomi. Digunakan masyarakat dan usaha perkebunan karet dan sawit,” terang Salam.

Meski duduk di Komisi I, Salam mengatakan tidak masalah bila dirinya meninjau langsung pekerjaan yang dibidangi Komisi III. Kata politisi Hanura itu, inilah Tugas Pokok dan Fungsi dewan. Terlebih ini Daerah Pemilihan (Dapil) Salam.

Tak bisa dipungkiri, Salam memberikan andil besar dalam pembangunan jembatan berusia belasan tahun ini. Usai dibangun, jembatan ini beberapa kali mendapatkan rehab dari Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. Namun, tingginya mobilitas jembatan yang kali terakhir direhab tahun 2015 dengan anggaran Rp 500 juta itu, kembali mengalami kerusakan.

Baca Juga : Dinas PUPR Tanggapi Keresahan Warga Soal Jembatan Jelatang

Baca Juga : Parahnya Jembatan Jelatang, Sopir Seakan Berjudi Nyawa

Bila pekerja tak menyadari, masyarakat justru mengenal baik sosok politisi dan pengusaha itu. Arif warga sekitar misalnya. Ia langsung menghentikan laju kendaraan begitu melihat Salam, Dewan yang datangi proyek siang itu.

“Alhamdulilah pak haji. Terimo kasih jembatan ini. Kalau dak perjuangan pak haji, dak mungkin jembatan ko dibangun macam ini,” sebut warga. (Erw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page