MANADO – Pengadaan Mobil Mitsubishi Pajero Sport dan Mobil Suzuki APV untuk Organisasi masyarakat (Ormas) Karang Taruna menyeruak ke permukaan. Tak ayal, pengadaan ini membuat geram Legislatif pada pemerintah setempat.
Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan APBD Perubahan antara Komisi IV DPRD dan Dinas Sosial Provinsi Sulut di Kantor DPRD, Senin (21/8).
Mobil mewah jenis Pajero Sport dan APV itu diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 600 juta. “Masa ormas diberikan Pajero, luar biasa ini,” kata Herry Tombeng, Personel Komisi IV.
Khususnya Pajero untuk ormas, membuat dewan mengerutu lantaran menelan sekitar Rp 600 juta. “Kalau hanya APV itu masih pantas,” kata dia.
Transparan anggaran pun soal. Memang ada tidak transparan dalam pengadaan mobil itu. Pengadaannya di Dinas Sosial di APBD Induk 2017.
“Pembahasan lalu katanya dana penunjang kegiatan, ini kok dibelikan mobil. Sudah begitu Pajero lagi,” kata dia.
Organisasi Masyarakat itu ada banyak, bagaimana kalau semua harus dikasih Pajero “Bagaimana dengan kebijakan penghematan anggaran, ini sungguh tidak logis,” kata Tombeng.
DPRD sebagai pengawas pemerintah wajib melontarkan kritik. Namun eksekusi harus dari eksekutif.
“Itu kan nanti inspektorat masuk,” kata dia.
Jangan nanti persoalan ini jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Nanti jadi temuan BPK,” sebut politisi Gerindra ini.
Sumber :Tribunnews.com
