Demi PAD, Retribusi Sampah di Merangin Bakal Berlaku

BERITA JAMBI – Retribusi Sampah di Merangin bakal segera berlaku. Penerapan iuran itu terungkap dalam RDP DPRD Merangin dan OPD terkait demi PAD.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin panggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Disperindag pekan ini.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Ruang Banggar DPRD Merangin, Selasa siang (08/11/2022) mengagendakan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Komisi I, Zainal Amri mengatakan, pihaknya tengah mendorong agar PAD Merangin meningkat. Hal ini tak lain, untuk keberlangsungan pembangunan daerah.

“Iya, hari ini kita panggil DLH dalam RDP terkait PAD di Instansi tersebut. Tadi pihak DLH minta adanya kerjasama antara DLH dengan PDAM dalam hal penagihan,” kata Zainal Amri.

Kerjasama antara DLH dengan PDAM itu, bilang politisi PKS ini, dalam hal penagihan retribusi sampah rumah tangga.

“Untuk itu kita juga akan panggil PDAM agar PAD bisa capai target,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merangin, Syafrani menyebut jika di Provinsi Jambi sudah melakukan kerjasama dalam hal penagihan retribusi sampah rumah tangga antara DLH dengan PDAM. Ia mencontohkan seperti Sarolangun dan kabupaten lain.

“Retribusi sampah rumah tangga itukan Rp. 5000 perbulannya, supaya efektif untuk meningkatkan PAD, nanti setiap pembayaran rekening air bersih akan dicantumkan pembayaran retribusi sampah rumah tangga,” kata Syafrani.

Menurut pria yang akrab disapa Kanceng itu, jika petugas yang menagih retribusi sampah rumah tangga ke rumah rumah, maka lebih besar operasionalnya dari pada PAD-nya. Karena itu, kerjasama dengan PDAM Tirta Merangin dalam hal penagihan retribusi sampah rumah tangga ke Komisi I.

“Tadi sudah kita sampaikan ke Komisi I bahwa kerjasama antara DLH dengan PDAM sangat membantu dalam peningkatan PAD,” pungkasnya

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube