Coba-Coba Lakukan Pelanggaran Lagi di PSU, Paslon Bakal di Diskualifikasi

BERITA POLITIK – Pelaksanaan Pungutan Suara Ulang Pilgub Jambi, sebentar lagi akan di laksanakan. Sebagaimana, KPU Provinsi Jambi sudah menetapkan, pemilihan ulang ini akan di gelar pada 27 Mei 2021 mendatang. Selaras dengan hal itu, Bawaslu menegaskan jika ada kandidat yang coba-coba lakukan pelanggaran lagi di PSU nanti, maka Paslon bisa saja bakal di Diskualifikasi.

Hal ini di sampaikan Aprizal, anggota Bawaslu Provinsi Jambi saat di konfirmasi Dinamikajambi.com, Selasa (20/04/2021).

Baca juga : Teng, PSU Pilgub Jambi Akan Di laksanakan 5 Mei? Siapa Pilihan Anda

Sebelumnya di ketahui, proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi tahun 2020 lalu menuai berbagai polemik. Bermacam dugaan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) pun jadi sorotan, hingga akhirnya berujung dengan penolakan terhadap hasil Pleno KPU.

Dalam pleno tersebut, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 03 Al Haris dan Abdullah Sani unggul, dari dua Psalon lainnya, yakni Cek Endra-Ratu Munawaroh nomor urut 01, serta Fachrori Umar-Syafril Nursal nomor urut 02.

Akan tetapi, dua Paslon yang kala itu dinyatakan kalah unggul, menolak hasil Pleno KPU tersebut. Hal ini di dasari dengan adanya dugaan pelanggaran pemilu, yang mereka temukan sebelum dan saat pengutan suara berlangsung. Hingga akhirnya, dugaan tersebut di bawa ke jalur hukum tertinggi yakni Mahkamah Konstitusi (MK).

PSU di 88 TPS

Permohonan Paslon 01 yang kala itu menggugat ke MK, akhirnya di terima hingga di masuk dalam proses tahapan persidangan. Terkahir, permohonan tersebut di kabulkan. Pilgub Jambi pun di putuskan oleh MK, untuk PSU di 88 TPS yang ada di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Seperti Muaro Jambi, Batanghari, Tanjabtim, Kerinci dan Sungai Penuh.

Nah, mengikuti proses tersebut KPU maupun Bawaslu Provinsi Jambi, kembali melakukan proses. KPU melaksanakan proses tahapan Pilkada, Bawaslu melakukan tahapan untuk pengawasan.

Berkaca dari Pilgub Jambi kemarin, Bawaslu maupun KPU akan perketat proses PSU pada 27 Mei 2021 mendatang. Terkhusus Bawaslu Provinsi Jambi, selaku pihak pengawasan terhadap segala tindak tanduk dugaan pelanggaran dalam proses pesta demokrasi tersebut.

Di katakan Aprizal, bahwa hari ini pihaknya kembali mengaktifkan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), yang ada di 5 daerah yang akan di lakukan PSU tersebut.

Berita Lainnya : Pj Gubernur Jambi, Sinergikan Seluruh Pemangku Kepentingan Siapkan PSU

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan perekrutan panitia pengawas, di setiap masing-masing TPS yang akan di lakukan PSU nanti.

“Hari ini kita sudah aktifkan lagi Panwascam. Selain juga perektutan panitia pengawas di TPS nanti,” kata Aprizal melalui selulernya.

Selanjutnya, di singgung soal indikasi pelanggaran pemilu yang terjadi jelang PSU ini, pihaknya juga akan memperketat dan terus melakukan pengawasan di beberapa daerah di Provinsi Jambi. Khusunya di wilayah, 88 TPS yang akan di gelar PSU tersebut.

Apakah ada di temukan indikasi atau laporan yang masuk, terkait pelanggaran Pemilu?

Bilangnya, hingga saat ini situasi masih kondusif dan belum di temukan ada indikasi pelanggaran yang terjadi. Baik keterlibatan ASN, Kepada Desa, maupun Money Politik.

“Saat ini masih kondusif. Kita belum ada menemukan indikasi atau laporan dari masyarakat, yang masuk ke kami. Kalau isu yang muncul, tentu akan kita amati, kita kaji lagi. Tapi sampai saat ini belum ada indikasi atau laporan yang masuk ke kami,” terangnya.

Oleh karena itu, Ia menghimbau kepada masyarakat tim, maupun ASN dan Kepala Desa agar tidak ikut terlibat dan melakukan upaya pelanggaran dalam proses PSU ini. Biarlah masyarakat memilih sesuai dengan hati nuraninya.

“Kita dari awal sudah menghimbau, kepada tim kampanye, tim pemenangan dan peserta pemilihan maupun calon, untuk tidak melakukan upay-upaya  yang melanggar ketentuan dalam Pemilihan maupun PSU. Selanjutnya, tidak ada Intimidasi terhadap ASN, kepala desa tidak terlibat dalam aksi mengajak masyarakat memilih salah satu calon,” imbuhnya.

Berharap PSU Berjalan Lancar

Ia juga berharap, nanti proses PSU di 88 TPS tersebut dapat berjalan lancar, aman dan tidak ada suatu kendala apapun. Baik itu pelanggaran, maupun kecurangan-kecurangan yang lainnya.

Lihat juga video : Ruang Inspirasi Podcast Gawean Dewan, Kades di Merangin Antri Jadi Bintang Tamu

Lalu bagaimana dengan ada salah satu Paslon yang mencoba melakukan pelanggaran di PSU nanti, baik itu Money Politik maupun yang lainnya, apakah Paslon bisa di Diskualifikasi?

Bawaslu menegaskan, bahwa pihaknya akan menindak lanjutinya. Jika pelanggaran tersebut di tunjukkan pada salah satu kandidat, maka Paslon tersebut, bisa saja di diskualifikasi.

“Kalau memang ada indikasi, baik itu laporan yang masuk, maupun temuan kami, maka kita dari Bawaslu masih berwenang untuk menindak lanjuti. Baik itu pelanggaran yang di lakukan ASN, Paslon, Kepala Desa, maupun pihak penyelenggara. Dan kalau laporan atau pelanggaran itu masuk dalam tindak pidana Pemilu, yang di lakukan atau mengarah kepada Paslon, bisa saja dia di Diskualifikasi.” Tukasnya. (Nrs)

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube