BATANGHARI — Cegah bahaya penyebaran penyakit DBD di lingkungan sekolah, SMPN 3 Batanghari lakukan penyemprotan Fogging, Selasa (16/03/2020).
Diketahui, tingkat kematian disebabkan penyakit DBD sangat tinggi, dan penyebarannya pun dapat melalui nyamuk Aides Aigepty, yang sangat bahaya bagi masyarakat, khususnya anak sekolah.
Oleh sebab itu, sebagai langkah cegah bahya DBD, di SMPN 3 Batanghari melakukan penyemprotan atau fogging, untuk membasmi nyamuk Aides Aigepty tersebut.
Sebagaimana yang diketahui, dalam mengantisipasi penyebaran DBD ini, pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari, untuk bisa melakukan penyemprotan tersebut.
Baca juga : Sekolah Di Tanjabbar Tidak Diliburkan
Baca juga : Klaim Bebas Corona, Bupati Ini Tak Liburkan SD, SMP
Dari hasil koordinasi itu, akhirnya pihak sekolah langsung melaksanakan, penyemprotan Fogging di lingkup SMPN 3, pada Selasa (16/03/2020).
Dikatakan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 3 Batanghari Rahmini, bahwa dalam rangka pencegahan penyakit DBD di sekolah, pihanha terus berkoordinasi dengan Dinkes melakukan beberapa tindakan pencegahan.
“Ini adalah kegiatan fogging, atau penyemprotan untuk mencegah penyakit demam berdarah, yang mana sebelumnya kami sudah melakukan pengecekan kebersihan kantin dan Toilet. Ini juga dilakukan oleh pihak Puskesmas setempat,” ujarnya.
Lihat juga video : Jangan keluar Kota, Ini Imbauan Bupati Muaro Jambi pada ANS
Ia berharap, penyemprotan ini dapat mencegah penyebaran DBD, dan mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dalam mengikuti, kegiatan belajar di lingkungan SMPN 3 Batanghari.
“Kegiatan penyemprotan dan pencegahan demam berdarah ini, dapat meminimalisir tingkat penyebaran demam berdarah. Dan menjadikan lingkungan sekolah tempat yang nyaman untuk anak belajar, serta melakukan kegiatan pendidikan yang telah diprogram oleh sekolah.” Pungkasnya. (Ali Kucir)
