JAMBI – Kesal karena terjerembab di jalan rusak, warganet menggunggah video sekaligus foto jalan Unit VII, Sungai Bahar, Rabu (28/02) siang. Namun sayangnya, akun Sandi yang memposting jalan tersebut pukul 13.39 Wib, malah jadi bulan-bulanan oleh warganet.
Unggahan di Facebook yang kali terakhir sudah dibagikan 62 kali itu, Sandi ditertawakan mayoritas warganet. Pasalnya, Sandi salah sasaran meminta Gubernur memperhatikan jalan yang dibangun perusahaan.

“Nah bener, harus nya ngadu sama yg punya PT. Pemerintah gx bakal turun tangan lah bukan tanah pemerintah kok,” komentar warganet, Ameera Nur Khalisah.
Menyadari status jalan bukan wewenang Gubernur maupun Bupati yang disebutnya tidur, Sandi menyebutkan kalau jalan tersebut jalan pemerintah, dari masyarakat.
“O ia mas haries….jalan PT ya…kok masyarakat bilang jalan pemerintah…,” jawab Sandi.
Tak hanya itu, Sandi juga jadi bulan-bulanan, lantaran Vidio tersebut memuat angkutan perkebunan dengan muatan berlebihan. Sebelum menyalahkan pemerintah, warganet minta introspeksi dahulu penyebab kerusakan jalan.
“Cukup tertawa… Mau jln bagus seperti apapun jika tonase muatan seperti itu g bakal awet y.. Sebelum nyalahin pemerintah, sudah kan introfeksi dulu untuk para pengangkut muatan sawit..,” tulis Fahryd Orient
“Jadi gini Dari pemerintah sudah dipesankan jalan raya maks sekian ton Jalan masuk desa sekian ton Jangan cuma nyalahin pemerintah Coba tengok siapa yg bikin rusak,” tambah Apri Senanda. (Win)
