MUARO JAMBI – Sempat tertunda, warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Minggu (30/09) siang duduk bersama Pertamina EP Jambi setelah aksi blokir jalan. Sebelumnya warga menutup jalan dan menuntut perusahaan plat merah itu, pada janjinya.
Pertemuan yang dihadiri anggota DPRD Muaro Jambi, Raden Said dan tokoh masyarakat setempat, meminta Pertamina peduli dengan warga sekitar. Terlebih, eksploitasi Migas di Dusun III ini sudah berlangsung sejak 1978.
Seperti pada kewajiban CSR Pertamina sebagai BUMN yang di pertanyakan Raden Said. Kontribusi Pertamina pada kemajuan wilayah ini, turut menjadi pertanyaan.
“Hal ini akan saya lanjutkan ke DPRD nantinya. Karena ini penting menurut saya,” bilangnya.
Berita Terkait : Galian Pipa Pertamina, Bikin Jalan Sungai Gelam Rusak
Hal senada di sampaikan H Karyadi, yang diundang warga sebagai perwakilan. Persoalan yang berlarut-larut ini, membuat tokoh muda ini kesal. Ia mengancam, akan mengerahkan massa untuk menyegel boring dan pengeboran jika Pertamina masih ingkar janji
“Beberapa tahun yang lalu pernah kita lakukan pemblokiran jalan dan penyegelan lokasi pengeboran,” bilang Karyadi.
“Disepakati pertamina memperbaiki jalan beserta drainasenya serta CSR yang berkesinambungan. Tapi apa yang di janjikan pihak pertamina, hanya gugur kewajiban saja. Jalan di kerjakan asal jadi dan drainase sampai saat ini tidak di lakukan,” terangnya.
Blokir Jalan Warga Talang Belido Tuntut Janji Pertamina
Dan dalam perjanjian bermatrai itu pertamina menjanjikan akan memperkerjaan warga setempat serta lebih peduli dengan warga yang terdampak.
Lihat Video : Sapuan Ansori, Mantan Tukang Semir, Duduk di DPRD Provinsi Jambi
Tapi faktanya, masih di katakan Karyadi, pertamina hanya memberikan kerja tempo hari yang bersifat dadakan saja. Dan itu pun mereka kasih, jika mulai protes. Saat keluar bahasa-bahasa keras.
“Maksud saya, pihak pertamina harusnya lebih humanis dong. Di kampung kami ini, ada 25 titik bor yang menghasilkan. Bahkan dari tahun 1978. Tidak ada salahnya pihak managemen lebih fokus memperhatikan keluhan warga. Dan bisa saja nanti kita akan segel kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, jika pertamina ingkari janjinya lagi,” pungkasnya.
