DEPOK – Menteri Keuangan Sri Mulyani membongkar kebiasaan pejabat atau orang-orang yang kerap datang kepadanya sambil membawa embel-embel program penting untuk meminta anggaran.
Menurutnya itu hal yang telah biasa, jadi ia meminta kepada orang-orang yang datang kepadanya tak lagi membawa embel-embel tersebut.
“Ada orang kalau ketemu saya (minta) duit mulu. Jadi kalau ketemu saya jangan bilang ‘Bu penting, Bu,’. Saya sudah biasa saja dengan kata penting,” ujar Sri Mulyani saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (27/11/2019). Dikutip dari Kompas.com
Menurut Sri Mulyani, pekerjaan pemerintah sudah terlalu banyak dan memakan waktu untuk mengerjakan semuanya sendiri. Apalagi setiap orang kata dia, selalu mengatakan semuanya penting untuk dibenahi secepat mungkin.
“Ada yang minta jalan macet diselesaikan, ada yang ingin internet itu ada, ada yang ingin akses air bersih harusnya ada di semua pelosok, ada yg minta supaya pesawat tempur kita bagus. Jadi everybody say penting,” ucapnya.
“Sosial penting, jurnal, kesehatan, pendidikan apalagi sekarang ada Mas Nadiem penting banget, Menteri PUPR penting, Menteri Pak Prabowo penting banget. Semuanya penting,” tambahnya.
Dirinya juga menyoroti pihak swasta yang ia sebut tak mau membangun proyek dasar (basic) yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia. Alhasil, pemerintah lah yang turun tangan membangun.
“Sanitasi, air bersih, saluran air, itu basic tapi important. Dan itu swasta enggak ada yang mau ngebangun, yang bangun pemerintah,” kata dia.
Sumber: Kompas.com
Editor : Wandi
