Berkas Kurang Lengkap, Sidang PK Zumi Zola Batal Digelar Hari ini

BERITA JAMBI – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, menunda Sidang PK (Peninjauan Kembali) yang di ajukan Zumi Zola, batal di gelar hari ini, (22/01/2021).

Sebelumnya di ketahui, mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terkait dirinya yang di vonis selama 6 tahun dalam keputusan sidang beberapa waktu silam.

Menyadur dari Suara.com, Alasan sidang itu batal di gelar hari ini. Karena, berkas pembuktian yang di ajukan Zumi Zola kurang lengkap.

Lihat Juga : Divonis 6 Tahun Soal Suap dan Gratifikasi, Zumi Zola Ajukan PK

“Pihak termohon dan pemohon rupanya ada kendala karena belum lengkap. Jadi pembuktian ini kita tunda di sidang berikutnya, kita berikan kesempatan,” ucap Hakim Eko dalam sidang, Jumat (22/1/2021).

Meski begitu, pihak termohon dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan jawaban atas permohonan PK Zumi Zola kepada majelis hakim melalui keterangan tertulis.

Alasan sidang itu batal di gelar hari ini karena berkas pembuktian yang di ajukan Zumi Zola kurang lengkap.

Lihat Lainnya : Suami Main Gila Dengan LC Karaoke, Istri Ngeluh Jatah Kurang Hingga Minta Cerai

“Pihak termohon dan pemohon rupanya ada kendala karena belum lengkap. Jadi, pembuktian ini kita tunda di sidang berikutnya. Kita berikan kesempatan,” ucap Hakim Eko dalam sidang, Jumat (22/1/2021).

Pengajuan PK Zumi Zola

Meski begitu, pihak termohon dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan jawaban atas permohonan PK Zumi Zola kepada majelis hakim melalui keterangan tertulis.

Sebelumnya, Majelis hakim Tipikor menjatuhkan vonis hukuman penjara selama 6 tahun kepada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Selain itu, Hak politik mantan artis itu juga di cabut selama lima tahun.

Tidak itu saja, Zumi Zola juga di harukan membayar denda sebesar Rp 500 juta. Jika tidak di bayar, maka akan di kenakan hukuman subsider selama tiga bulan penjara.

Usai mendengarkan vonis dari majelis hakim Tipikor, Zumi Zola mengaku pasrah dan menerima keputusan itu.

Di mana Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi dan memberikan suap kepada anggota DPRD Provinsi Jambi. Periode 2014-2019, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 20017 dan 2018.

Baca juga : Zumi Zola Saksikan Pemakaman Ayahandanya, Warga Jambi Terus Berdatangan

“Saya terima keputusan hakim. Saya hormati proses jalannya hukum,” kata Zumi Zola usai mendengar putusan hakim, Kamis (6/12/2018).

Selain itu, Zumi Zola berharap apa yang diputuskan oleh majelis hakim dapat diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Vonis 6 tahun penjara itu lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni 8 tahun kurungan penjara.

Sumber : Suara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033