Belum Operasi, Pasien RSUD Raden Mattaher Malah Disuruh Pulang?

MUARO JAMBI – Andrean Prayudi Setia (18), salah seorang warga kurang mampu dari Kabupaten Muarojambi, tak mendapat penanganan baik dari RSUD Raden Mattaher. Andrean yang berobat menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu, malah diminta pulang lantaran dinilai dalam kondisi sehat.

Meskipun Andre sudah hampir satu minggu ini dirawat di RSUD akibat besi pen tulang tangan yang patah keluar menembus kulit, akan tetapi pihak RSUD sampai saat ini belum juga melakukan tindakan operasi terhadap kondisi tangannya tersebut.

Anehnya lagi, dokter yang menanganinya, malah menganjurkan untuk Andre pulang, dengan alasan Dokter, menurut hasil rontgen kondisinya baik baik saja, dan sudah cukup berobat jalan ke poli bedah tulang saja.

Hal inilah yang menimbulkan kekhawatiran Rosni (65) nenek Andre, yang mengatakan, selama cucunya tersebut di rawat di RSU Raden Mataher, sampai kini besi yang keluar di tangan cucunya tersebut, tidak juga dilakukan tindakan operasi oleh pihak RSU. Ia khawatir bila kondisi cucunya tersebut dibiarkan, akan terjadi infeksi dan membusuk karena dibiarkan terlalu lama

Berita Terkait : 2 Hari Lagi Boleh Pulang, Ini Penjelasan Dirut RSUD Raden Mattaher

“Saya juga tidak tahu dari mulai andre masuk tanggal 27 Februari lalu sampai saat ini, besi pen yang keluar ditangan cucu saya itu tidak dioperasi operasi juga, malah kemarin (2/3) kami malah di suruh pulang oleh dokter nya, katanya tidak apa apa dianjurkan berobat jalan saja, saya jadi bingung, kok besi nya masih keluar, sudah disuruh pulang. Kemudian kami harus pakai duit dari mana lagi kami untuk berobat jalan, sedangkan SKTM katanya hanya berlaku satu kali,” ungkap Rosni lirih

Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke salah satu perawat di ruangan penyakit dalam dan bedah RSU Raden Mattaher Jambi, membenarkan hal tersebut. Akan tetapi ia tidak bisa menjelaskan secara spesifik apa alasan dokter menyuruh Andre untuk pulang. Perawat bilang, dokter tersebut dijadwalkan hadir pada Sabtu (03/03)

“Kalau mau jelasnya bisa tanyakan langsung dengan Dokternya besok pak, apa alasannya pasien Andre bisa pulang, dengan kondisi seperti saat ini, kami tidak bisa menjelaskan secara detil karena kami hanya perawat.” sampainya. (Din)