BATANGHARI – Warga RT 10 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Muara bulian Batanghari, mengeluhkan jalan lingkungan yang tak kunjung dapat perhatian. Pasalnya, jalan yang berada di Lorong Kelapa Gading sudah mengkhawatirkan.
Pantauan awak media, akses jalan ini terlihat sejumlah lubang. Terlihat helas, tambal sulam sudah dilakukan di banyak titik bahu jalan. Aspal jalan tersisa dan menonjol ditengah.
“Menurut saya jalan ini sudah sangat layak untuk diperbaiki karena sudah rurak sejak tahun 2014 hingga saat ini belum mendapatkan perhatian pemerintah,” keluh warga setempat, Jakaria.
Mendengar hal itu, Dedi selaku Kabid Perumahan di Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Batanghari mengatakan terkait usulan pembangunan Jalan Kelapa Gading belakang Pasar Baru akan di direalisasikan.
“Melihat kondisi jalan yang diusulkan masyarakat melalui proposal itu, memang sudah selayaknya tuk di bangun. Jangankan jalan yang kondisi seperti itu, yang baru terlihat rusak tidak terlalu parah saja terkadang kami bangun,” ujarnya saat disambangi awak media diruang kerjanya pekan ini.
Pembangunan jalan yang di usulkan itu, diupayakan di APBDP. Namun jika tak terwujud, Dedi akan mengupayakan untuk anggaran 2020.
“Apabila tidak terlaksana di APBDP tahun 2019, maka kami pastikan di APBD Murni tahun 2020 akan dibangun,” ungkapnya
Pajang jalan yang diusulkan itu kurang lebih 70 meter. Peningkatan jalan itu nanti akan dilakukan dengan rigit beton.
Di tempat berbeda, Samsuri Ketua RT 10 Kelurahan Pasar Baru membenarkan masyarakat tempat tinggalnya memang mengajukan usulan ke pihak Perkim.
“Jalan kami itu kami anggap sudah tidak layak, apalagi untuk kelas daerah dekat dengan Kota Muaro Bulian,” terangnya.
“Kami sangat berterima kasih sekali apa bila apa yang kami usulkan itu dapat terealisasi secepatnya,” tuturnya penuh harap. (Ali Kucir)
