Angka Kemiskinan di Jambi Bertambah Capai 4.400 Penduduk

JAMBI – Dilanda Pendemi Covid-19 saat ini, angka kemiskinan di Provinsi Jambi yang di data pada Maret 2020 kemarin bertambah 0,07 persen, atau sekitar 4.400 penduduk.

Hal ini disampaikan Wahyudin, MM selaku kepala BPS Provinsi saat dikonfirmasi awak media, di kantor Gubernur Jambi, Kamis (16/07/2020) sekitar pukul 13.50 wib.

Baca juga : Insentif Buat Nakes di RSUD Jambi, Diusulkan Melalui Dana APBN

Baca juga : Firdaus Akan Laporkan PT Agrindo ke Ombudsman

Wahyudin mengatakan bahwa berdasarkan kondisi terakhir, yakni pada Maret 2020 kemarin dan dirilis pada 15 Juli, angka kemiskinan di Provinsi Jambi bertambah.

“Berdasarkan kondisi terakhir yang kami data, pada Maret 2020 dan kami rilis tanggal 15 Juli ini, angka kemiskinan kita agak bertambah.” Bilangnya.

Ia menambahkan, hal ini dikarenakan kondisi Provinsi Jambi yang tengah dilanda Pendemi Covid-19, sejak akhir Maret lalu.

“Kita maklumi, karena kondisi kita saat ini (Pandemi Covid-19/red) mulai dari masyarakat hingga perekonomian negara kita, tentunya akan banyak berpengaruh.” Jelasnya.

Oleh karena, dapat disampaikan jumlah angka kemiskinan tersebut, kalau dipersentasekan ada sekitar 7,58 persen dari 7,51 persen.

“Jadi naiknya hanya 0,07 poin persen. Kalau dari sisi penduduknya, naiknya ada sekitar 4.400 an,” terangnya.

Dirinya menegaskan, bahwa angka kemiskinan yang mereka dari tersebut, adalah kondisi penduduk di bulan Maret lalu.

“Ini kondisi Maret ya, bukan kondisi bulan Juli atau kondisi Juni, tapi Maret.” Ungkapnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Untuk pendataan bulan selanjutnya, yakni akan dilakukan pada September, dalam melihat bagaimana kondisi di semester keduanya, terkait angka kemiskinan ini.

“Nanti akan kita data lagi bulan September, untuk kondisi semester keduanya.” Tukasnya. (Nrs)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page