SAROLANGUN – Kasus percobaan penculikan anak, kembali menghebohkan warga Sarolangun, khususnya Desa Bernai, Kecamatan Sarolangun. Kali ini, Akbar (6) nyaris jadi korban diduga penculikan, Sabtu (10/11) malam.
Informasi yang dihimpun, murid kelas 1 SD Negeri 40 Bernai 1 yang merupakan putra dari Hadi (38) yang bekerja di Dinas Tata Kota, nyaris diculik melalui pesan WhatsApp. Ada 8 orang berpakaian hitam, sudah mengintai Akbar yang tengah bermain dengan ibunya.
Kejadian sekira pukul 19.25 Wib itu, Akbar sudah didekati kawanan penculik yang disebutkan mengunakan Suzuki APV berwarna putih.
Begitu Akbar dalam jangkauan, ibu korban lantas berteriak pada komplotan yang berhenti di pondok warga itu. Bibi korban yang mendengar, langsung membantu mengejar. Sempat terjadi tarik menarik, namun aksi kawanan itu berhasil digagalkan dengan bantuan bibi korban, Ilot (42).
Kejadian cepat itu, korban dibawa bibi ked dalam rumah dan langsung mengunci pintu serta memadamkan lampu. Warga yang mendengar, lantas berkumpul dan mengejar kawanan itu.
6 orang diduga pelaku, melarikan diri ke hutan. Sementara mobil yang disebutkan ada 2 orang, tampak kabur ke arah Gor Sarolangun.
Mendapat informasi tersebut Danramil 04/Sarolangun langsung mengerahkan anggotanya untuk ikut membantu warga.
Danramil berkoordinasi dengan Polsek dan memerintakan babinsa untuk mengikuti dan mendampingi ibu korban ke Polsek kota Sarolangun untuk memberikan keterangan. Sedangkan Anggota yang lainnya, bergabung dengan warga di TKP untuk memonitoring gerakan warga.
Sementara itu, Kapolsek Kota Sarolangun AKP Rendie mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Kalau informasinya begitu, tapi kami masih mendalami lebih dalam lagi. Untuk tarik menarik antara diduga pelaku dan anak ini tidak ada,” kata Kapolsek
Saat ditanya orang tua korban datang ke Polsek untuk memberi laporan, ia membenarkan hal itu. Sementara korban, belum dapat dikonfirmasi, lantaran jatuh sakit dengan panas tinggi.
“Kalau itu benar, tapi si anak masih demam. Dan juga daerah sana rawan pencurian hewan ternak, sehingga kami harus mendalami kasus ini lebih dalam lagi. Jika benar ini percobaan penculikan anak, maka akan kami usut sampai tuntas,” tegas Kapolsek
Selain itu, Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai dari perihal tersebut. Sebab menurut dirinya, tindakan kejahatan akan terjadi jika ada kesempatan.
“Yang jelas kita saling bekerjasama, kalau ada hal yang mencurigakan laporkan langsung ke kami,” pungkasnya (Ajk)
