BERITA JAMBI – Buntut panjang aktivitas pengeboran minyak, yang di tolak dan mendapat aksi protes dari pemuda Talang Belido Muaro Jambi, kini masih berlanjut. Pihak Pertamina EP Jambi pun, sayangkan sikap warga tersebut, Rabu (16/12/2020).
Hal ini di sampaikan pihak Pertamina EP Jambi, melalui bagian Humas yakni Adi Rachmadi dalam menanggapi aksi pemuda tersebut.
Baca juga : Warga Minta Pertamina Stop Pengeboran di Talang Belido Muaro Jambi
Sebelumnya, pemuda di Dusun III Sungai Serandi Talang Belido Muaro Jambi, sudah melakukan penyetopan terhadap aktivitas pengeboran Pertamina. Hal ini, lantaran mereka protes pihak terkait yang melakukan sosialisasi, tidak secara efektif.
Selain itu, pihak Pertamina juga di nilai tidak peduli terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. Sehingga, akhirnya mereka sepakat untuk menghentikan, aktivitas pengeboran sumur minyak dari Pertamina ini.
Menanggapi ha itu, Ari mengatakan bahwa, Pertamina sangat menyayangkan terjadinya penghadangan oleh warga di lokasi.
Kerena menurutnya, pekerjaan yang di jalankan piham Pertamina adalah bagian dari upaya pemenuhan energi nasional.
“Dan kegiatan ini terdapat kontribusi PAD (Pendapatan Asli Daerah/Red), dari hasil migas di Muaro Jambi,” katanya melalui selulernya pada Dinamikajambi.com.
Di sisi lain, Ia juga menerangkan bahwa sebelum melakukan kegiatan pengeboran tersebut, pihaknya juga sosialisasi pada masyarakat.
“Sosialisasi ini juga di lakukan sebelum kegiatan di laksanakan, dengan melibatkan unsur masyarakat maupun Pemerintah Desa,” terangnya.
Program CSR
Sementara itu, mengenai Program CSR dari Pertamina yang juga di soroti oleh masyarakat, Ari pun kembali buka suara.
Bilangnya, CSR tersebut juga telah di jalankan baik. Mulai dari bidang infrastruktur, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Untuk program pemberdayaan masyarakat, kita sudah jalan di bidang peternakan. Serta di pendidikang yang lagi jalan Pembangunan PAUD. Kedepannya juga di lanjutkan dengan pengembangan kapasitas, yakni Pelatihan untuk tenaga pengajarnya. Dan program PAUD,” jelasnya lagi.
Kemudian, mengenai persoalan jalan pihaknya juga sudah melakukan kebaikan, bahkan sebelum aktivitas pengeboran di laksanakan
“Kalau jalan perbaikan ada bang. Sabtu Minggu kemarin sebelum Moving, kita sudah lakukan perbaikan di beberapa titik,” ungkapnya.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Namun, akuinya untuk perbaikan jalan tersebut memang di lakukan sebatas pengerasan saja. Karena, untuk peningkatan seperti rigit beton, mereka tidak ada anggaran.
“Untuk jalan lokasi milik pertamina di lapangan, memang gitu bang pengerasan saja. Kalau buat rigit beton belum bang, anggaran untuk itu nggak ada,” tukasnya. (Nrs)
