Aksi Tukang Becak, Bikin Jokowi Rangkul Prabowo

SOLO – Aktivitas di pintu masuk utama Pasar Gede, Solo yang biasanya lengang, mendadak ramai. Dua pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Indonesia yang baru dideklarasikan tiba-tiba nampak di depan pintu dan bergandengan.

Joko Widodo (Jokowi) merangkul Ma’ruf Amin di sisi kanan, dan Prabowo di sisi kiri. Sementara Sandiaga Uno yang berdiri di paling kiri, terlihat mengacungkan jempolnya. Keempatnya rukun dan saling berdampingan, seolah tak ada persaingan sedikitpun.

Namun peristiwa langka tersebut hanyalah sebuah aksi teatrikal yang dilakukan oleh sejumlah pengayuh becak di Kota Solo. Mereka mengenakan topeng berwajah para calon pemimpin bangsa tersebut. Wajah ceria terpancar, tak sedikit pun mencerminkan permusuhan.

Gestur para pemeran yang saling berpegangan tangan dan berpelukan tersebut, menyita perhatian masyarakat dan pedagang yang beraktivitas di Pasar Gede Solo. Warga tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk berswafoto.

Berita Lainnya : Bukan Ditunda, Dinkes Muaro Jambi Masih Imunisasi MR

Perwakilan komunitas becak Solo, Danu Supriyono menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai ucapan rasa syukur bahwa pada Pilpres 2019 masyarakat Indonesia disuguhi dua kandidat pasangan Capres dan Cawapres yang baik.

“Ini sebagai wujud kelegaan masyarakat Indonesia. Yang kita tunggu dari tanggal 4 Agustus sampai hari ini, akhirnya Pak Jokowi maju bersama Pak Ma’ruf Amin, dan Pak Prabowo bersama Pak Sandi Uno. Ini kelegaan kita semua,” ujar Danu.

Danu menampik kegiatan tersebut ditumpangi kepentingan partai politik tertentu. Menurutnya, siapapun yang memenangi Pilpres 2019, sebagai masyarakat kecil, ia ingin masyarakat Indonesia semakin sejahtera dan berkecukupan.

“Para calon ini harus mengemban amanah sebaik-baiknya, dan menyejahterakan rakyat Indonesia,” urainya.

Berita menarik : Ludes Uang Rp 225 Juta dan Emas 70 Mayam Milik Warga Pasar Atas Bangko Dibawa Maling

Danu berharap siapapun yang menang Pilpres tahun depan, tukang becak di Indonesia menjadi semakin sejahtera hidupnya. Saat ini, lanjut dia, tukang becak masih kurang sejahtera. Apalagi, saat ini transportasi daring di Indonesia semakin menjamur.

“Kami ingin semua kebijakan di masa yang akan datang semakin pro terhadap rakyat. Pemimpin harus peka terhadap penderitaan rakyatnya,” pungkas dia.

Sumber : merdeka.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033