Aksi Simpati Untuk Rohingya, Masyarakat Turun Ke Jalan

SAROLANGUN – Tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar, menggerakkan berbagai elemen masyarakat, Rabu (13/9) siang turun ke jalan. Dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), unsur Forkopimda dan organisasi mahasiswa menyuarakan aspirasi.

Tragedi yang jadi sorotan dunia Internasional itu, menyatukan masyarakat di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko bersatu menggelar aksi simpatik. Melalui Kemenag Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) M. Syatar, dan lintas agama dari MUI, Kh. Rois Amin, MPdi, Umat Kristen dengan Pdt Manurung, Umat Katolik, St. Bung Silalahi, Bikhu Budha, Panditamuda Landung Sudarwo, Bupati Sarolangun diwakili Staf ahli, Kapolres diwakili Kabag OPS, Ketua HMI Cabang Sarolangun, Martin, Ketua PMII, Hengki, Ketua Himsar, Zainal, Korpri Neli, Penna Donin Aprizal dan awak media di depan Bank 9 Jambi.

Dalam kesempatan itu Bikhu Landung Sudarwo menyampaikan bahwa umat Budha Sarolangun khususnya, mengutuk keras terhadap tragedi tersebut. apapun alasannya yang silakukan terhadap masyarakat Rohingya itu tidak sesuai dengan ajaran Budha.

Lanjutnya, Sementara Bikhu itu mempunyai 127 inayah itu lebih berat dari umat lainnya, “Jangankan untuk membunuh manusia, dalam pancasila kami ada janji pada Tuhan yang maha esa, bahwa umat Budha berusaha tidak membunuh mahluk hidup, apa lagi itu umat manusia, bagi umat Budhis yang awam saja membunuh semut merupakan dosa, apa lagi seorang Bikhu yang mempunyai inayah,” ungkapnya.

Dan dalam kegiatan kepedulian tragedi Rohingya yang digelar terkumpul donasi dari donatur sebesar Rp 10.100.000 dan sumbangan tersebut akan ditransfer lewat rekening Mercy kemanusiaan. Aksi yang dikawal 80 anggota dari Polres Sarolangun dan TNI, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Kh. Rois Amin, MPdi untuk keselamatan masyarakat muslim Rohingya Myanmar. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page