MUARO JAMBI – Warga RT 03 Desa Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam, dikejutkan Kamis, (22/02) pada pagi hari. Rumah sekaligus toko gas ludes, dilalap sijago merah, sekitar pukul 05.30 Wib.
Kurnia salah satu warga setempat menceritakan, bahwa ibu Masdah istri dari Samsu Rizal menghidupkan kompor untuk memasak. Kemudian Ibu Masda mengecilkan kompor dan di tinggal untuk melaksanakan sholat subuh.
Pada saat yang bersamaan Samsu Alam suami dari ibu Masda sedang memindahkan bensin dari jerigen besar ke jerigen kecil untuk dijual yang pas berada dekat kompor tersebut.
“Mungkin api berasal dari kompor gas, soalnya suami ibu Masda lagi mindahkan minyak, sehingga api dari kompor gas menyambar ke minyak, sehingga terjadi kebaran,” cerita kurnia saat dikonfirmasi.
Ditambahkannya, bisanya pemilik toko tidak menyimpan gas di dalam rumah tetapi di simpan di toko yang berada di dekat rumahnya.
“Biasanya gas nya tu ditaro di tokonya, tapi semalam gas yang baru datang di tarok dirumah tempat ia tinggal,” tambanhya
Meski warga mengetahui kebaran tersebut dan ingin menolong, tetapi warga takut untuk menolong karena rumah Samsu dijadikan pangkalan gas sehingga warga takut mendekat.
“Banyak la warga yang mau bantu tapi takut, soalnya rumah yang kebakaran adalah pangkalan gas, takut kena ledakan gas,” lanjutnya.

Dalam peristiwa kebarakaran tersebut pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian kaki kanan dan kakiri.
Sementara itu Kapolsek Jambi Luar Kota (Jaluko) AKP Eko Budi SH, membenarkan adanya kebakaran tersebut dan telah mendapatkan laporan dari anggotanya.
“Ya saya mendapat laporan dari anggota saya yang berada di lokasi jika ada kebaran di Desa Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam,” ujarnya
Menurutnya kerugian yang di akibatkan kebakaran tersebut ditafsirkan mencapai Rp. 500.000.000, 00 (lima ratus juta rupiah). (Din)
