MERANGIN – Kebijakan Bupati Merangin terus jadi sorotan publik. Setelah taman 3 M jadi rujakan warga, Bupati Syukur bangun lift kini warga sindir 3 periode di DPD bak tanpa hasil.
Bukannya membawa anggaran dari pusat, Muhammad Syukur, mantan DPD RI 3 periode tega membangun lift di kantornya dari pada memperbaiki jalan rusak atau gaji PPPK PW yang 4 bulan tak gajian.
Harapan pembangunan pesat dari jaringan di gedung rakyat, pemerintahan pusat, kementrian atau pengusaha, nyaris tidak terlihat di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
Kucuran APBN maupun investor dari kepemimpinan Syukur, makin menyayat hati warga Merangin lantaran Wali Kota Jambi, Maulana malah mendapatkan Rp 1,7 Triliun dari APBN.
Wajar saja, media sosial ramai menyoroti tanggapan Bupati Syukur bangun lift dengan alasan urgent.
“Urgent…. Jgn manja… Pake lif segala… Tu jln jln dimerangin ini pada urgent bg sukur..Dia yg milih mu… Kalau lif itu pejabat.. Asn… Yg menikmati NY… Klau jln Rakyat mu bg sukur… Berkaca la ke jawa barat….. Tapi KATANY 3 periode di pusat… Buktikan donk… Baru bicara BH 1,” tulis Rudi Maulana
“Terbukti 3priode dpd cuman duduk msnis nungu uwang bulanan,” sindir Kud Di di Facebook.
“Tidak sesuai dgn yg diharapkan. menang gaya kalah kerja. 😆,” kata rasuli absri Sule Sule.
Padahal Olahraga
Ada pula yang menyindir gaya bupati muda itu berolahraga, seakan tidak berguna lantaran manja, memakai lift. Padahal, naik-turun tangga itu seharusnya menjadi olahraga para pegawai.
“KARENA BUPATINYA GAK BISA JALAN / LUMPUH MAKANYA MEMBUTUHKAN LIFT,” kata Paijo Jo
Jika sebelumnya membangun taman yang jadi sorotan publik saat efesiensi anggaran, Bupati Syukur juga gagal membangun Dusun Mudo yang telah menelan anggaran lebih 2,4 Milyar tapi sepi pengunjung
“Katanya efisiensi anggaran..
Tapi membangun sesuatu yang minim manfaat secara umum…,” tulis den Jalal.
Tak bermanfaat secara umum ini terlihat pula dari Taman Kota Bangko yang dibangun menghabiskan uang rakyat Rp 3,1 Milyar.
Baca Juga : Baru Dibangun, Lampu Taman Rp3 Miliar di Bangko Mati, Memalukan
Baca Juga : APBD Merangin 2026, Anggarkan Lift Saat Jalan Rusak, Eh Ada Anggaran Demo Juga
Selain kualitasnya yang buruk dan terus jadi sorotan menghambur-hamburkan uang rakyat, taman ini juga tak menghasilkan PAD Merangin.
Ada beberapa taman yang dibangun 200-300 juta, dinilai gagal dan bahkan memalukan lantaran jadi semak belukar salah satunya di depan Bank Mandiri.
(Mjm)
