Tulinya Pemkab Merangin, Guru Menjerit, PETI Merajalela

MERANGIN – Berkali-kali demo hingga penandatanganan tuntutan mahasiswa ternyata cuma basa-basi. Mahasiswa menyoroti perjuangan para guru yang kini menjerit hingga PETI merajalela akibat tulinya Pemkab Merangin.

Hal ini diungkapkan Wandi Sandra, aktivis kampus dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada media, Minggu (6/7/2025). Wandi geram, pemerintah hanya berkata-kata tanpa bukti nyata v

“Kami sudah bersuara. Kami sudah menyampaikan. Tapi suara kami seolah diterbangkan angin, tak pernah terdengar oleh ketulian Pemerintah Kabupaten Merangin. Dua tuntutan utama kami – penindakan tambang ilegal (PETI) yang merusak lingkungan dan penutupan warung remang-remang yang jadi sarang maksiat – hingga hari ini belum ada satu pun langkah yang pasti,” katanya geram.

Hebohnya tambang ilegal di Merangin saat ini, tak satupun ada tindakan dari Pemkab. Seharusnya, sambung Wandi, Pemkab turun langsung sebagai komando Forkopimda.

“Apa tidak malu dengan Bupati Bungo? Seharusnya pimpin Forkompinda, rapat dan turun langsung,” kecamnya.

Pemerintah diam, aparat menutup mata. Seolah-olah semuanya baik-baik saja, padahal kerusakan lingkungan semakin parah.

“Moral generasi hancur di depan mata. Apakah kalian sudah tuli dan buta? Atau memang sengaja memelihara kehancuran demi keuntungan pribadi cepat-cepatlah berobat sebelum terlambat,” katanya.

Lucunya, persoalan warung remang-remang yang sempat digelar rapat bersama, ternyata hanya pertemuan. Tidak ada aksi sama sekali.

“Apakah ada pemerintah turun setelah rapat? Yang ada mereka harus malu, karena masyarakat sendiri turun tangan,” kata Wandi.

“Hentikan PETI, tutup warung remang-remang, atau rakyat akan datang lagi! Lebih keras, lebih banyak, dan tak akan diam sampai tuntutan kami dipenuhi!,” kata Wandi

Parahnya lagi, nasib guru honorer di Merangin semakin mengkhawatirkan. Selain heboh guru disuruh minta maaf, para pendidik itu tak kunjung mendapatkan haknya terhitung 6 bulan.

“Bagaimana meningkatkan kecerdasaan generasi, bagaimana mungkin? Tolong fikirkan kembali,” katanya.

“Jangan uji kesabaran rakyat. Jika hari ini kalian masih tidur di balik meja jabatan, maka bersiaplah! Suara kami akan lebih keras, barisan kami akan lebih besar, dan perlawanan kami akan lebih tajam!,” kecam Wandi yang mengaku siap turun dalam waktu dekat

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page