MERANGIN – Pembangunan di Bukit Tiung, Kota Bangko, Jumat (28/3/2025) dirobohkan Satpol PP Merangin. Habis lebaran, penggusuran di Bukit Tiung bakal berlanjut.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Merangin, Khafid Moein pada DinamikaJambi.com disela-sela pembongkaran bangunan di Bukit Tiung yang viral baru-baru ini.
Sebagai informasi, usai sholat Jum’at, puluhan personil Satpol PP Merangin yang dikomandoi Muhammad Sayuti memulai eksekusi bangunan tersebut.
Satpol PP Merangin bersama OPD terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DKUKMPP dan Dishub turut dalam eksekusi itu. Tak ketinggalan, personil dari Polres Merangin dan Kodim 042 Sarko mengawal kegiatan sekitar pukul 14.00 Wib.
Wabup Khafid memulai langsung eksekusi dengan membongkar plang, penutup bangunan yang baru diplester tersebut. Anak-anak pemilik bangunan, terlihat diantara petugas dan Wabup.
Kepada sejumlah wartawan, Khafid menyampaikan surat pernyataan dari pemilik bangunan, sebagai bagian dari eksekusi itu. Ia menunjukkan surat tersebut.
Kata politisi PDIP itu, penertiban kawasan Bukit Tiung tidak hanya pada bangunan yang dibongkar hari ini saja.
“Termasuk yang lama-lama. Kalau tidak memiliki ijin, kita bongkar. Makanya kita himbau, yang disekitar sini, mana yang merasa tidak memiliki ijin, lebih baik bongkar,” kata Khafid.
Sebelum membongkar bangunan permanen hari ini di Bukit Tiung, Satpol PP juga membongkar toko yang dibangun dari kayu. Namun kemudian, muncul bangunan permanen yang dibongkar tim gabungan.
Tak hanya menertibkan kawasan Bukit Tiung, Satpol PP dan OPD terkait juga menertibkan kawasan lain. Khafid menyebutkan seperti kawasan Taman Pemuda hingga RTH kantor pajak.
“Yang di depan Bank Mandiri, nanti kita arahkan ke jalur III,” katanya.
Terkait hal ini, Pemkab Merangin sudah menyurati para pedagang untuk relokasi lapak. Pemindahan pedagang Taman Pemuda yang sebelumnya di Taman PKK itu, bakal berlangsung usai lebaran.
