BERITA MERANGIN – Disparpora Merangin berikan tanggapan terkait pengelolaan Objek Wisata Bukit Tiung. Ternyata, ada 2 perbaikan yang mereka siapkan di tempat wisata ini.
Kadisparpora Merangin, Sukoso melalui Kepala UPT, Ary Aniko menjelaskan hal itu pada wartawan media ini, Senin (1/8/2022).
“Kalau tidak ada perbaikan di Bukit Tiung itu, kami ada. Pertama, ada pengecatan. Kemudian rolling door,” katanya.
Memang, pantauan awak media ini melihat pintu masuk, rolling door ke Bukit Tiung telah rusak. Ternyata, ada alokasi anggaran untuk itu.
Baca Juga : Rapat Paripurna, Semua Fraksi DPRD Merangin Terima LKPJ APBD 2021
“Untuk tahun depan, ada perbaikan jalan setapak. Kan bolong-bolong itu,” jelasnya.
Kemudian, Ary menerangkan soal keberadaan hewan yang menjadi daya tarik Bukit Tiung itu sendiri. Sebelumnya, pengunjung mempertanyakan sekaligus berharap ada penambahan.
“Kalau kita tambahkan nanti, tentu menambah anggaran dan pakan,” ungkapnya.
Masalahnya, soal kebutuhan pakan ini merupakan kewenangan OPD lain yakni Dinas Perkebunan dan Peternakan melalui UPT.
Disparpora Merangin Bukit Tiung
Menariknya, pengelolaan Wisata Bukit Tiung ini bisa beralih ke Disbunnak lantaran ada UPT itu. Namun Ary tak mau berspekulasi kepindahan pengelolaan tersebut terjadi, atau soal bagaimana prosesnya.
Sedangkan soal pengunjung, terungkap kenapa rendahnya jumlah kedatangan pengunjung kesini. Permasalahan itu terletak pada parkir.
Saat ini hanya bisa parkir motor, sementara mobil yang umumnya membawa pengunjung lebih banyak, nyaris tidak ada tempat.
Pantauan awak media memang, hanya beberapa mobil saja yang bisa parkir. Andai Taman Pemuda yang berada di seberang Bukit Tiung masih luas, tentu bisa menampung jumlah pengunjung.
Meski demikian, pada momen tertentu pengunjung Bukit Tiung terbilang tinggi seperti hari raya. Khususnya pengunjung keluarga, pilihan ke Bukit Tiung adalah pilihan terbaik sebagai tempat bersantai dan mengedukasi anak.
