Menilik Jalan Tol Jambi: Estimasi Waktu Perjalanan hingga Tarif Kendaraan

BERITA JAMBI – Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Provinsi Jambi terus bergulir. Jika pembangunan rampung, berikut estimasi waktu perjalanan dan tarif kendaraan.

Sebagai informasi, terdapat dua ruas jalan tol Trans Sumatera yang akan melintasi wilayah Provinsi Jambi. Pertama ruas tol Jambi-Betung dengan panjang 33,96 kilometer yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kemudian, ruas tol Jambi-Rengat dengan panjang 116 kilometer yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :Duh, Jalan Tol Jambi Masih Pembebasan Lahan, Dewan Bilang Begini 

Pada desain sementara, terdapat 3 interchange yang berada di wilayah Tempino, Simpang Nes, Cinto Kenang berakhir di wilayah Rengat, Riau. Dari kedua ruas jalan tol tersebut, diprediksi rampung pada tahun 2025 mendatang. Lantas, bagaimana estimasi perjalan waktu dari Jambi ke Sumatera Selatan dan Riau?

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Bosar Hasoloan Pasaribu menuturkan, dengan adanya jalan tol jarak tempuh Jambi-Riau akan lebih singkat. Biasanya, memakan waktu 4-5 jam, melalui tol hanya membutuhkan perjalanan 2 jam.

“Dari interchange Cinto Kenang, atau dari Jambi ke Riau sekitar 116 km. Artinya, kalau kecepatan 60 km/jam hanya perlu 2 jam perjalanan. Tembusnya nanti, ke daerah Rengat tol yang di sana,” ungkap Bosar, Selasa (12/07/2022).

Sedangkan jarak dari Jambi ke Provinsi Selatan, melalui Tol Trans Sumatera memakan waktu berkisar 3 hingga 4 jam perjalanan.

“Tembusnya dari tol Jambi ke tol wilayah Sumsel,” tambahnya.

Tarif

Mengenai penetapan tarif bagi pengendara tol, Bosar menambahkan, saat ini sedang digodok oleh Pemerintah Pusat.

Namun, secara teknisnya tak berbeda jauh dengan tata kelola jalan tol di provinsi lain. Penetapan tarif tersebut, melalui proses digodok merujuk dari biaya pembangunan dan jarak tempuh kendaraan.

“Belum ada gambaran soal tarif. Harga itu keluar, setelah visitasi rampung. Perhitungannya, berapa biaya konsesi dan keuntungan masyarakat atas jalan tol.” tukasnya.

Terakhir, soal mengapa provinsi Jambi mengalami keterlambatan pembangunan Tol Trans Sumatera. Hal tersebut merupakan wewenang dari Pemerintah Pusat.

“Barangkali begini, ada sebuah prioritas pembangunan dari wilayah selatan hingga utara.” tutupnya.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube