MERANGIN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Merangin, Ahmad Kausari Ibrahim, angkat suara terkait isu perbedaan pandangan antara DPW dan DPP PAN mengenai rekomendasi untuk kepala daerah yang akan di usung partai berlambang matahari ini.
Menurut Kausari, merupakan suatu hal yang wajar jika terdapat perbedaan pandangan antara DPW dengan DPP PAN, mengingat masing-masing pihak punya sudut pandang yang berbeda.
“Wajar-wajar bae dak, ini kan dinamika politik, dinamika politik ini sah-sah bae mungkin, memandang dari sudut pandang masing-masing,” ungkap Kausari.
Kausari mengatakan dirinya sudah mendapat informasi bahwa memang DPW mengusulkan nama Nalim-Khafid ke DPP. Tetapi jika terdapat perbedaan pandangan itu adalah kewenangan pusat.
“Yang punyo hak itu yo, sebenarnyo yo DPP lah yang punyo ranahnyo lagi,” tuturnya.
Baca Juga : Angkat Bicara Penjaringan PAN, Ini Kata Bakri
Sebelumnya, santer terdengar jika partai berlambang matahari ini sudah mengalihkan dukungannya ke pasangan Al Haris- Mashuri. (Hamas)
“Saya raso itu sah-sah bae, mungkin pak Al Haris melakukan pendekatan ke pusat jugo. Semua kandidat , kan punya hak jugo untuk di usung atau memang nanti itu kan DPP jugo yang akan memutuskan. Karena memang ditanda tangani ketua umum dengan sekretaris jenderal (ketum dan sekjend DPP PAN, Red),” paparnya.
Lebih lanjut Kausari menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP PAN yang akan keluar dalam beberapa hari lagi.
“Dalam beberapa hari lagi rekomendasi sudah keluar, waktu sudah dak ado lagi. Kapan lagi,” kata Kausari sambil tertawa kecil meninggalkan awak media. (Rdc)
