BERITA JAMBI – Polemik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Merangin terus berlanjut. Jumat (29/4/2022) warga demo DPMD Merangin, protes pencalonan kades petahana.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi tempat warga Desa Sungai Tabir, Kecamatan Tabir Barat menyuarakan protes mereka terkait Pilkades di desa tersebut.
Dari pantauan awak media, protes ini nyaris ricuh setelah sebelum kedatangan aksi ini, kelompok loyalis kades petahana lebih dulu datang. Bahkan, sang kades, Muhammad Juri terdengar nyaris terlibat bentrok.
“Tadi ada, dio (Juri,red) mau diterjangnya orang itu,” sebut salah satu warga seraya menunjukkan tempat.
Selain itu, protes ini meminta penegasan agar sang petahana tak boleh ikut Pilkades. Hal ini terkait pelanggaran adat yang telah terjadi di desa tersebut.
Kemudian, ada pula protes tindak kekerasan yang menimpa pada salah satu anggota PPS. Warga menyebutkan, anggota PPS itu sampai masuk rumah sakit.
Pantauan awak media, demo terkait kades di DPMD Merangin itu terlihat sejumlah aparat kepolisian dan TNI.
Ardison, anggota BPD Desa Sungai Tabir yang ikut dalam aksi tersebut menerangkan pada awak media.
“Bukan menolak. Kita sudah tau dengan adat istiadat Sungai Tabir. Dia memang belum ada keputusan adat,” katanya.
Namun saat menjatuhkan sanksi, sang petahana tidak hadir.
“Adat itu sudah terbentang pak. Siapa yang melanggar, berarti sudah jatuh hukuman kambing seekor dan beras 20 gantang,” paparnya.
Baca Juga : Viral Warga Cirebon Bikin Air Jadi Bahan Bakar Motor
“Sesuai dengan Perda, Perbupnya, bakal calon kepala desa sudah ada salah satunya kena,” tambahnya.
Sebelumnya, ada 3 bakal calon kepala desa di Pilkades Sungai Tabir. Salah satu calon, gugur hingga meninggalkan 2 calon.
Lihat Video : Protes Pilkades di Merangin, Warga Tabir Geruduk DPMD
