BERITA OLAHRAGA – Laga final Liga 3 antara PS Muaro Jambi kontra Jambi United berlangsung sengit, pentandingan pun berujung adu pinalti. Tak mampu unggul dalam laga dramatis adu Pinalti, PS Muaro Jambi, harus puas keluar sebagai Runner Up. Bupati langsung beri support, sebagai pengobat luka para pemain.
Sebelumnya, Liga 3 Provinsi Jambi sudah memasuki babak final antara PS Muaro Jambi melawan Jambi United, pada Senin, (01/11/2021) kemarin di Stadion KONI Batanghari.
Baca juga : Laga di Final, Masnah Busro Sambangi PS Muaro Jambi di KONI Batanghari
Kick Off kedua kesebelasan ini pun berlangsung dramatis, dua babak yang dalam laga tersebut belum membuahkan gol dari kedua tim. Alhasil, pertandingan pun harus berakhir dengan adu pinalti.
Lima penendang andalan dari PS Muaro Jambi dan Jambi United pun sudah di siapkan. Satu persatu pemain melakukan eksekusi tendangan pinalti.
Pemain Jambi United tampak kelelahan dalam laga pinalti ini, di mana sang penjaga gawang PS Muaro Jambi, beberapa kali berhasil menepis tendangan.
Begitulah perjuangan tim dari Bumi Sailun Salimbai ini, hingga pada akhirnya mereka harus menyerah pada tendangan ke empat.
Tendagan dari pemain Jambi United gagal di tepis sang Kiper, sehingga membuat PS Muaro Jambi menyerah dan keluar sebagai Runner Up liga 3 Provinsi Jambi. Isak tangis pemain pun warga lapangan hijau di KONI Batanghari tersebut.
Support Bupati
Beruntungnya, para pemain di beri support oleh Bupati Muaro Jambi Masnah Busro, yang kala itu menyaksikan langsung jalannya pertandingan di stadiun.
“Sudah, sudah. Kalian sudah buat bangga Muaro Jambi, masuk final. Insya Allah, tahun depan kita menang,” tukas Masnah, pada para pemain, Senin (01/11/2021).
Selanjutnya, Masnah juga mengamati, sepanjang pertandingan berlangsung, PS Muaro Jambi telah mengeluarkan kemampuan yang mumpuni. Hanya saja, bilangnya, dewi fortuna belum berpihak.
“Sudah luar biasa, cuman faktor keberuntungan saja. Tapi, kemampuan PS Muaro Jambi sudah luar biasa. Kemampuan menggocek bola, kemudian mengusai lapangan. Lagi-lagi, itu faktor keberuntungan.” tutupnya. (Tr01)
