Viral, 2 Prajurit TNI Dikeroyok Club Motor di Bukittinggi, Ini Kronologisnya

BERITA VIRAL – Baru-baru ini beredar sebuah video di media sosial, 2 prajurit TNI dikeroyok anggota club motor Harley Davidson. Di mana kejadiannya di kawasan Bukittinggi Sumatera Barat, Sabtu (31/10/2020).

Dua prajurit TNI yang menjadi korban pengeroyokan anggota klub motor Harley-Davidson di Bukittinggi, Sumatera Barat ini berpangkat Serda. Bahkan, hingga kini videonya viral di media sosial.

Baca juga : Kehabisan Oksigen, Pria Ini Tewas Dalam Tongkang di Muaro Jambi

Dari informasi yang diperoleh ada sejumlah video yang beredar di medsos, terkait 2 prajurit TNI yang dikeroyok ini. Di mana, dalam keterangan video yang beredar ini, Peristiwa itu terjadi saat klub moge itu sedang melakukan konvoi di kawasan Bukittinggi tersebut.

Mulanya, Pada Hari Jum’at tanggal 30 Oktober 2020 pukul 16.40 WIB telah terjadi tindakan Penganiayaan, terhadap Anggota Unit Intel Kodim 0304/ Agam oleh rombongan motor Harley Davidson (Moge). Peritiwa ini pun viral.

Krologi Kejadian

Dilansir dari akun Instagram @Kabarkampungkiitoo yang mengutif dari  @tnilovers18, Sekitar pukul 16.40 WIB 2 anggota TNI yang diketahui bernama Serda Mistari dan Serda Yusuf, berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat. Mereka melintas di Jln. Dr Hamka, Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

Dari kejauhan terdengar suara sirene mobil Patwal Polres Bukittinggi, mendengar suara sirene tersebut Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya, dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi. Di mana dibelakangnya diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah habis rombongan itu, Serda Yusuf pun melanjutkan perjalanan menuju Makodim. Namun dari belakang, datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan. Saat itu rombongan Moge ini menggeber motornya, sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir saja jatuh.

Karena kejadian tersebut, Serda Yusuf pun mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson itu. Namun setelah berhenti, rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan Serda Mistari. Disitulah keduanya di keroyok.

Diancam Ditembak

Kemudian, saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, akan tetapi tidak didengar dan diancam akan ditembak.

Selanjutnya, melihat kejadian tersebut, masyarakat setempat pun tiba, ada juga yang sempat merekam video kejadian itu, ada pula yang melerai pemukulan terhadap 2 (Dua) orang anggota TNI ini. Tentunya, dari keroyokan rombongan motor Harley Davidson.

Setelah dilerai oleh masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi. Sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari, melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam.

Sementara itu, dari informasi terbaru yang dihimpun, kasus pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi ini, 3 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat hukum setempat.

Pun demikian belum diketahui pasti, kelanjutan terkait kasus tersebut.

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page