Istri Pamit Kerja, Suami di Tanjabbar Gantung Diri di Kebun Sawit

TANJABBAR – Seorang pria di Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), di temukan gantung diri di sebuah pondok kebun kelapa sawit, Sabtu (16/10/21).

Informasi berhasil di himpun korban di ketahui bernama DM (36), warga Jalan Damai KM 01 Desa Teluk Pengkah, Kecamatan Tebing Tinggi.

Baca juga : Ngeri, 2 Pemuda Di duga Jadi Korban Begal di Mayang Jambi

Kapolres Tanjabbar AKBP Muharman Arta, SIK di konformasi membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan bahwa jasad korban pertama kali di temukan oleh istri dan anak korban, dalam posisi tergantung dengan tali rapia,” ungkap Kapolres, Minggu (17/10/21).

“Korban di temukan oleh istri dan anaknya sekira pukul 10.00 WIB, di Pondok Kebun Sawit Jl Lintas Timur KM 82 Desa Dusun Mudo, RT 004/002 Kecamatan Muara Papalik.” Kata Kapolres.

Muharman mengatakan, Jasad korban pun langsung di bawa oleh Anggota Polsek Merlung, di lakukan pemeriksaan di RSUD Suryah Khairuddin Merlung.

“Berdasarkan pemeriksaan dokter tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, ataupun keracunan. Melainkan lecet di leher akibat jeratan tali rapia,” ujarnya.

“Setelah di lakukan pemeriksaan, Jasad korban langsung di bawa ke rumah orang tuannya di Desa Sungai Guntung, Rengat, Riau,” Timpalnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Di katakan Kapolres, DM sebelum di temukan meninggal, istri korban berangkat kerja mencuci pakaian di tempat orang. Sepulang mencuci mendapat suaminya, telah gantung diri di kebun sawit tersebut.

“Menurut keterangan saksi pemilik pondok, korban bersama istrinya, beberapa waktu lalu datang kerumahnya. Meminta izin, untuk tinggal di pondok miliknya itu hanya untuk tinggal sementara. Selama tinggal di pondok korban, tidak sebagai penjaga atau bekerja di kebun sawit si pemilik pondok.” Pungkasnya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page