TANJABBAR – Isak tangis seorang istri di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), yang belum lama ini kehilangan suami dan anaknya, yang di temukan tewas dalam tangki kapal BBM.
Sebelumnya, warga di hebohkan dengan penemuan ayah dan anak meninggal, di dalam tangki kapal bermuatan BBM jenis bensin, Sabtu (18/9/21) kemarin.
Baca juga : Bongkar Muat BBM di Tangki Kapal, Ayah dan Anak di Tanjabbar di Temukan Tak Bernyawa
Dua anak beranak tersebut yakni, Pahrorazi (60) dan Ali Akbar (35), warga Jalan Harapan RT 09 Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjabbar.
Kisah sedih pun di ungkapkan oleh sang istri Korban di Tanjabbar, Ariyati.
Ia sebagai istri mengaku iklas atas kejadian yang menyebabkan anak dan suaminya, hingga meninggal dunia itu.
“Saya ikhlas, anak dan suami meninggal ini karena ini sudah takdir,” katanya dengan penuh kesedihan.
Ariyati juga menyebutkan kejadian yang membuat anak dan suaminya tewas itu, baginya merupakan suatu musibah. Ia pun menegaskan, tidak akan melakukan upaya hukum apapun atas kejadian itu.
“Kami ikhlas sekali lagi, kami tidak akan melapor karena ini kecelakaan. Kasian yang mati kalau kita saling menuntut,” ungkapnya.
Isak tangis sang istri di Tanjabbar ini lun tak tertahankan, saat di singgung soal kejadian yang menimpa anak dan suaminya.
Ia juga tak kuasa bicara lebih banyak dan hanya meneteskan air mata.
“Sudah ya, saya mau istirahat.” tandasnya
Untuk di ketahui. Sabtu (18/9/21) kedua korban meninggal di dalam kapal yang memiliki tangki minyak. Di duga berkapasitas 30 ton.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Korban dan anaknya itu di duga akan mengambil minyak, sisa pembongkaran saat kapal itu sandar di lokasi.
Namun, korban diduga kehabisan oksigen dan bau minyak yg begitu menyengat, membuat keduanya akhirnya dinyatakan meninggal dunia.(hry)
