BERITA NASIONAL – Di era modern saat ini, sudah tak asing lagi dengan Media Sosial, tempat berbagi dan mencurahkan isi hati, terlalu oversharing ternyata berbahaya loh. Kenapa ya? Yuk baca lanjutannya.
Di ketahui oversharing merupakan kecanduan terhadap media sosial, di mana seseorang yang selalu aktif memposting kegiatan sehari-harinya dalam medsos pribadi miliknya.
Media sosial (Medsos), kini telah menjadi suatu kebutuhan bagi mayoritas penduduk dunia. Terbukti dari survei yang di lakukan Hootsuite tahun 2021, mencatat pengguna internet di dunia telah mencapai 4,66 miliar jiwa. Dari jumlah tersebut, sebesar 4,22 miliar merupakan pengguna media sosial.
Baca Juga : Tips Mengatasi Stres Selama Pandemi
Tentunya, ada nilai positif dan negatifnya ketika berselancar di dunia maya ini. Apalagi, tak semua persoalan di dunia nyata perlu di ceritakan di media sosial. Pasalnya, mengunggah segala konten tanpa memilahnya atau oversharing dapat membawa petaka bagi pengguna itu sendiri.
Bahayanya melakukan oversharing di media sosial salah satunya, konten dapat di manfaatkan oleh orang jahat untuk mengetahui perilaku kita.
Selain itu, kontan yang kita unggah dapat di gunakan sebagai alasan melakukan penipuan terhadap orang lain. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika di kutip dari akun Instagram resmi, Jumat (5/3/2021) memberikan beberapa tips agar tidak oversharing di media sosial.
Lihat Juga Video : Profil Maria Magdalena Tampubolon, Dewan 3 Periode Kota Jambi
Pertama, pisahkan akun pribadi dan profesional untuk membatasi konten yang di sebarkan. Kemudian perlu secara bijak memilah kembali informasi seperti apa yang ingin diunggah di media sosial.
Lalu, cari tahu apa saja yang keluar sebagai hasil saat kamu mengetikan nama di mesin pencarian Google. Hapus konten yang di anggap memberikan informasi, atau citra negatif pada pencitraan diri kita.
Sumber : okezone.com
